in

Unik, Ada Kuburan Terletak di Tengah Jalan

Kuburan di tengah jalan (foto: Odditycentral)

Pada umumnya kuburan berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) bersama dengan kuburan lainnya. Tetapi berbeda dengan kuburan yang satu ini yang lebih memilih mengasingkan diri. Lebih uniknya lagi, kuburan ini terletak di tengah jalan.

Jika kebetulan melewati jalan di sepanjang County Road 400, di Johnson County, Indiana, Anda pasti dikejutkan dengan sebuah kuburan yang terletak di tengah jalan. Nah, Anda pasti penasaran bukan tentang kisah kuburan unik yang satu ini?

Pada tahun 1831, seorang wanita berusia 37 tahun bernama Nancy Kerlin meninggal dan meninggalkan seorang suami dan 11 anaknya. Sang suami pun menuruti keinginan terakhir sang istri untuk menguburkan jasadnya di sebuah bukit kecil, menghadap Sugar Creek.

loading...

Namun, ketika ada pembangunan jalan, kuburan tempat peristirahatan terakhir Nancy tidak diratakan. Para kru lebih memilih menuangkan aspal di sekitar kuburan dibandingkan dengan meratakan kuburan tersebut. Satu-satunya alasan kenapa kuburan itu tak diratakan karena mereka takut.

Nancy adalah orang pertama yang disemayamkan di daerah sana, kemudian diikuti oleh penduduk setempat lainnya yang mulai menggali kuburan di sekitar makamnya.

Puluhan tahun kemudian, sebuah kamp pelatihan Garda Nasional mulai memindahkan kuburan untuk pembangunan jalan. Namun, cucu Nancy tidak senang dengan gagasan itu dan berniat memberontak jika seandainya kuburan neneknya diratakan.

Akhirnya, pihak berwenang tidak memiliki pilihan lain selain membiarkan kuburan itu tepat berada di tengah jalan. Tapi pejabat setempat tidak setuju dengan kuburan tersebut dan berniat kembali meratakan kuburan Nancy.

Sejak itulah cucu Nancy yang bernama Nancy Daniel berkemah di dekat kuburan selama bermingu-minggu, dan juga dipersenjatai dengan senapan. Dia tidak akan membiarkan siapapun menginjakkan kakinya di kuburan neneknya. Jika ada yang berani, maka ia akan mengancam melubangi para pekerja yang berniat meratakan kuburan tersebut.

Pihak berwenang harus mengalah dan memutuskan membagi jalur dengan kuburan tersebut. Pada tahun 1912, pemerintah setempat menempatkan beton di sekitar kuburan untuk melindunginya dari tabrakan pengendara.

loading...
loading...
Loading...
Loading...