in

Keajaiban-Keajaiban dalam Musibah Longsor Banjarnegara

Benacana longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah (foto: bbc.co.uk)

Musibah longsor di Dusun Jemblung, Kabupaten Banjarnegara, Provinsi Jawa Tengah, memang membawa duka bagi keluarga korban yang ditinggalkan. Tercatat korban tewas akibat bencana itu nyaris mencapai angka 100 orang.

Dibalik musibah longsor, terdapat beberapa keajaiban yang terjadi pasca bencana atau pun sebelum kejadian. Berikut Wow Menariknya merangkum beberapa keajaiban yang terjadi di Banjarnegara yang kami kutip dari berbagai sumber.

Misteri ribuan lele sebelum longsor terjadi

Ilustrasi (foto: google plus)

Menurut beberapa saksi, sebelum terjadinya longsor sudah ada beberapa tanda. Diawali dengan longsor pertama yang hanya menimbun ruas jalan, tapi warga tidak menghiraukan tanda-tanda tersebut. Kemudian tanda berikutnya ditandai dengan munculnya ribuan lele di aliran sungai yang membelah Dusun Jemblung.

Sebenarnya di atas bukit yang longsor itu terdapat kolam berdiameter 30 meter yang banyak dihuni oleh ikan lele. Menurut warga, lele-lele tersebut memiliki firasat akan terjadinya longsor dan langsung melarikan diri lewat dalam tanah.

Rumah guru ngaji selamat dari hantaman longsor

(foto: liputan6.com)

Sementara banyak rumah dan bangunan lainnya yang diratakan oleh tanah setelah longsor terjadi, keajaiban terjadi pada salah satu rumah seorang guru ngaji yang tetap kokoh meski longsor menghantam rumahnya. Bahkan rumah milik Ustaz Sarmanto itu tidak terlihat adanya kerusakan.

Namun, pemilik rumah tersebut tewas saat berusaha menyelamatkan anaknya yang sedang berada di luar rumah. Sementara sang istri yang tengah hamil tua sekarang masih dalam perawatan di rumah sakit Banjarnegara.

Mayat korban longsor berbau harum

Ilustrasi (foto: metroterkini.com)

Seorang koordinator pemakaman korbang longsor di Banjarnegara, Iwan mengetahui secara detail satu demi satu jenazah yang dikuburkannya. Namun ada beberapa jenazah yang membuat Iwan terheran-heran.

Pasalnya mayat bernama Burham (50 tahun) dan Ahmad Fauzi (30 tahun) mengeluarkan bau yang berbeda dibandingkan dengan jenzah lainnya. Meski tubuh korban tewas tersebut sudah hancur, tapi bau seperti bunga tercium dari tubuh korban.

Jasad ibu peluk anak korban longsor

(foto: viva.co.id)

Tim evakuasi menemukan jasad seorang ibu sedang memeluk anaknya yang juga sudah meninggal pada hari Jumat kamarin (19/12). Jasad anak dan ibu korban longsor Banjarnegara itu ditemukan pada hari ketujuh evakuasi oleh tim SAR gabungan.

Di saat-saat terakhirnya, ibu tersebut masih berusaha untuk melindungi anaknya dari terjangan longsor. Apa daya, ibu dan anak itu tidak bisa meloloskan diri dan akhirnya meninggal bersamaan.