in

Di Beberapa Negara, 5 Hewan Ini Suka Dimakan Hidup-Hidup

Menyantap katak hidup-hidup (foto: dari berbagai sumber)

Memasak terlebih dahulu daging hewan merupakan hal penting yang harus dilakukan sebelum hidangan tersebut disantap. Dengan demikian, bakteri atau kuman yang terdapat pada daging tersebut bisa hilang sehingga aman untuk dikonsumsi.

Namun, di beberapa negara di seluruh penjuru dunia, menyantap hewan tanpa dimasak terlebih dahulu alias dimakan hidup-hidup sudah tak asing lagi. Bagi Anda itu terdengar sangat menjijikan, tapi bagi pecinta kuliner menyantap hidup-hidup hewan memiliki sensasi tersendiri.

Berikut beberapa hewan yang suka dinsatap hidup-hidup di beberapa negara.

loading...

5. Gurita – Korea

Hidangan yang menyajikan gurita yang masih hidup disebut ‘Sannakji’. Di Korea, hidangan ini begitu populer dan banyak disukai masyarakat di sana. Cara penyajiannya saja cukup mudah, gurita akan dipotong-potong menjadi bagian kecil tanpa di masak, kemudian ditaburi dengan wijen dan minyak wijen.

Dalam beberapa kasus, gurita yang akan disantap disajikan secara utuh tanpa dipotong-potong terlebih dahulu. Karena masih hidup, pelanggang yang menikmati hidangan ini harus ekstra hati-hati terhadap tentakelnya.

4. Katak – Jepang, China, dan Vietnam

Trend memakan katak hidup-hidup mulai terkenal setelah sebuah video yang menunjukkan seorang wanita asal Jepang menyantap hidangan ini tersebar luas di YouTube.

Selain wanita Jepang itu, seorang pria China juga mengunggah video yang sama. Dia mengklaim bahwa dirinya telah menelan katak pohon dan tikus secara hidup-hidup selama 40 tahun. Dia juga mengatakan dengan mengonsumsi hidangan seperti itu bisa membuat dirinya semakin kuat.

Memang, beberapa restoran di Jepang, China dan Vietnam, hidangan katak hidup bukan hal yang aneh. Biasanya katak yang digunakan adalah katak peliharaan khusus.

3. Kelelawar Buah – Guam

Penduduk setempat di Pulau Guam snagat demen menyantap sup santan dengan kelelawar yang masih hidup di dalamnya. Untuk membuat hidangan ini, penduduk harus menangkap terlebih dahulu kelelawar buah di alam liar, setelah itu kelelawar tersebut dibilas dan dimasukkan ke dalam tong yang berisi air mendidih, namun tidak sampai mati. Setelah persiapan beres, baru keleawar itu dimasukan ke dalam sup santan.

2. Larva – Italia

Sebuah produk keju susu domba dari Italia begitu populer karena mengandung larva serangga yang masih hidup di dalamnya. Larva itu sengaja dimasukan ke dalam proses pembuatan keju untuk mempromosikan tingkat lanjut fermentasi dan pemecahan lemak keju tersebut. Dengan demikian, keju yang dihasilkan akan terasa sangat lembut.

1. Bayi Udang – Jepang, China

Di Jepang, hidangan yang menyajikan bayi udang yang masih hidup disebut ‘odori ebi’, sementara di China hidangan ini disebut ‘udang mabuk’. Hidangan ini nantinya akan disajikan di atas kuah dengan bahan-bahan rahasia, lalu beberapa bayi udang yang masih hidup dimasukan ke dalam kuah tersebut.

loading...
loading...
Loading...
Loading...