in

Ceritaku: Lomba Mengangkat Kaki Gajah

CERITAKU: Gajah memang dianggap sebagai hewan terbesar di dunia, punya kaki besar, telinga besar, dan belalainya yang besar juga. Tak ada orang yang mungkin sanggup untuk mengangkat seluruh tubuh gajah meskipun itu hanya bagian kaki saja.

Dahulu kala ada seorang raja yang suka mengumpulkan prajurit-prajurit yang kuat dan hebat. Tak heran raja itu selalu menang di setiap pertempuran. Hingga suatu saat sang raja membutuhkan satu prajurit yang hebat yang nantinya akan dijadikan Jenderal pasukannya.

Sang raja kebingungan bagaimana cara mencari prajurit yang bisa dijadikannya seorang Jenderal. Calon Jenderal haruslah orang yang kuat, cerdas dan berpengalaman dalam perang. Akhirnya sang raja mempunyai ide untuk mencari Jenderal yang ia butuhkan, yaitu dengan mengadakan sebuah lomba.

gajah
ilustrasi gajah (credit: wikimedia.org)

Lomba itu adalah lomba mengangkat kaki gajah. Sang raja menyuruh kepada prajurit-prajuritnya untuk menyampaikan berita perlombaan ini disetiap sudut wilayah pekerjaan. Ternyata berita lomba itu disambut baik oleh kalangan orang-orang yang kuat, berotot, bertubuh tinggi dan berpengalaman dalam perang.

Tapi ada seorang pria bertubuh kecil, tak berotot, ataupun bertubuh tinggi tapi cukup berpengalaman dalam perang. Ia melihat berita lomba yang disampikan oleh para prajurit raja, ia berniat mengikuti lomba tersebut tapi ia sadar ia tak akan bisa mengangkat satu kaki gajah yang besar dengan tubuh kecilnya itu. Tapi ia tetap memutuskan untuk mengikuti lomba tersebut.

Keesokan harinya, seluruh peserta sudah hadir di lapangan tempat diselenggarakannya lomba tersebut. Semua peserta yang hadir kala itu adalah seorang yang benar-benar kuat, bertubuh tinggi dan besar, kecuali pria kecil tadi.

Seluruh peserta dan penonton yang ada di sana mentertawakan dan memperolok pria kecil itu. Tapi tekadnya tetap kuat untuk mengikuti lomba. Sang raja pun mempersilahkan pria kecil itu untuk mengikuti lomba dan langsung memulai lomba tersebut.

Di lapangan itu sudah ada seekor gajah terbesar, gajah itu terkenal karena kepintarannya dan sedikit mengerti bahasa manusia. Satu per satu peserta maju dan tak ada yang bisa mengangkat kaki gajah itu. Sang raja tak begitu yakin akan menemukan calon Jenderalnya.

Hingga tiba giliran pria kecil itu, ia merasa pede dan maju kelapangan dengan penuh keyakinan. Saat di dekat kaki gajah, pria kecil itu langsung memegang kaki gajah dengan satu tangan kirinya, sedangkan tangan kanannya bukan memegang kaki melainkan memegang kemaluan gajah.

Pria kecil itu tak segan langsung menekan keras kemaluan gajah tersebut dengan tangan kanannya. Gajah itu sangat kaget dan secara otomatis mengangkat kakinya itu. Pria kecil itu pun berhasil mengangkat kaki gajah tersebut. Para penonton dan peserta lainnya juga tak menyangka pria dengan tubuh kecilnya itu bisa mengangkat kaki gajah hanya dengan satu tangan.

Sang raja takjub akan kemampuan pria kecil itu, ia pun memutuskan untuk memberikan tantangan lain kepadanya, agar meyakinkan dirinya bahwa pria itu pantas jadi Jenderal. Tantangannya yaitu menggelengkan kepala gajah.

Pria itu menerima tantangan itu dengan penuh keyakinan. Ia pun langsung naik ke atas pundak gajah tersebut. Sambil memegang dua telinga gajah yang besar, ia membisikan sesuatu kepada gajah tersebut. “Hey gajah apakah kamu mau, kemaluan kamu aku pijat lagi?” kata pria itu. Gajah itu pun enggan kalau kemaluannya dipijat lagi, dan langsung menggelengkan kepala besarnya itu.

Raja, peserta dan seluruh penonton dibuat takjub lagi oleh pria itu yang berhasil menggelengkan kepala besarnya itu. Akhirnya pria kecil itulah yang memenangkan lomba tersebut dan berhak menjadi seorang Jenderal.

“Tak peduli seberapa kecilnya tubuh atau kemampuan seseorang. Tapi jika seseorang itu memiliki kecerdasan, seorang raja pun bisa tunduk kepadanya” (Wow Menariknya).