Health

Bahaya Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur

Bahaya Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur

Menyalakan kipas angin saat tidur bukan hanya sangat berbahaya tapi juga sangat tidak disarankan untuk dilakukan. Udara yang panas di malam hari membuat banyak orang tidur dengan menyalakan kipas angin semalaman. Hal itu dilakukan agar tidur menjadi lebih nyaman. Namun, ternyata tidur semalaman dengan kipas angin yang menyala mendatangkan dampak buruk bagi tubuh.

Kondisi Apa yang Membuat Tidur Pakai Kipas Angin Berbahaya?

Bagi kamu yang memiliki alergi dan asma sebaiknya waspada. Pasalnya, kipas angin bisa menyebar partikel-partikel debu dan potensi alergen lainnya yang menimbulkan iritasi.

Selain itu, bisa juga menyebabkan debu dan kotoran yang ada di ruangan menjadi berterbangan dan lebih mudah terhirup oleh saluran pernapasan manusia. Kondisi ini sangat membahayakan bila dialami oleh bayi dan anak-anak, terutama bila yang kondisi kekebalan tubuh mereka belum kuat.

Bila dibiarkan, bisa membuat seseorang lebih mudah mengalami kulit dan mata kering. Lebih parahnya lagi bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan, di antaranya faringitis (penyakit peradangan yang menyerang tenggorokan atau kerongkongan), pneumonia (paru-paru basah)rhinitis (peradangan atau iritasi yang terjadi pada hidung) atau bronkitis (suatu peradangan pada cabang tenggorok).

Bagi orang yang sensitif terhadap udara yang dingin, paparan suhu dingin yang berasal dari hembusan angin dari kipas angin pun bisa membuat kamu merasakan reaksi seperti alergi, ruam kulit, keluhan rasa sesak, mual atau keluhan lainnya.

Maka dari itu, ruangan perlu dijaga kebersihan, agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan. Selain itu, perlu juga mengikuti di bawah ini untuk meminimalisir dampak tidur dengan kipas angin.

Disarankan ketika tidur dan terpaksa harus memakai kipas angin, untuk membuka jendela atau pintu agar udara bisa berganti.

Cara Mengatasi Dampak Tidur dengan Kipas Angin

Untuk meminimalkan risiko kambuhnya alergi, kamu perlu secara rutin membersihkan bilah kipas yang sudah berdebu secara rutin. Jangan terlalu mengarahkan kipas angin langsung ke arah tempat tidur atau tubuh agar melindungi diri dari debu dan zat alergen lainnya. Selain itu, perlu juga memasang penyaring udara di kamar tidur.

Berikut ini cara lain yang bisa dilakukan untuk mencegah dampak negatif tidur pakai kipas angin:

  • Pastikan tidur dengan pakaian yang nyaman.
  • Pilih bantal dan posisikan senyaman mungkin.
  • Minum segelas air putih sebelum tidur.
  • Atur kecepatan kipas, sebaiknya jangan terlalu kencang.
  • Atur jarak tidur dengan kipas, jangan terlalu dekat.

Berdasarkan penjelasan di atas, sebenarnya tidur dengan menggunakan kipas angin tidak terlalu membahayakan. Yang terpenting, selama pemakaian kipas angin kamu merasa nyaman dan tidak merasakan keluhan kesehatan itu berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi, bila kamu memiliki alergi, asma, dan kulit kering, sebaiknya lebih berhati-hati dan bisa menerapkan tips di atas.

To Top