Wow

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Negara-negara Eropa Utara atau Skandinavia menempati urutan teratas sebagai negara-negara dengan penduduk paling bahagia di dunia. Negara yang menduduki peringkat pertama adalah Finlandia. Orang-orang Skandinavia tahu dengan pasti tentang kepuasan dan kemakmuran.

Kamu bisa mencontoh dan menerapkannya dalam kehidupanmu. Oleh karena itu, berikut 7 kebiasaan di negara-negara paling bahagia di dunia, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Memiliki perencanaan sebelumnya

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Seorang penduduk Skandinavia memilki janji temu setidaknya satu tahun ke depan dalam agenda mereka. Agenda tersebut seperti kunjungan ke dokter bulan depan, kunjungan ke dokter gigi dalam 6 bulan, rencana liburan pada beberapa bulan yang akan datang, dan acara di akhir pekan.

Baca Juga : 7 Kebiasaan Keliru Yang Sering Dilakukan

Studi menemukan bahwa merencanakan agenda dapat meningkatkan kualitas hidup dan menghilangkan stres. Untuk dapat mengatur waktu pada semua agendamu, lebih baik mulailah dari akhir.

Kamu harus merencanakan dengan waktu muncur hingga awal agendamu, dan mencatat semua langkahnya. Selain itu, bagi tugas besar menjadi beberapa bagian kecil. Dengan cara ini, kamu akan lebih mudah untuk menyelesaikannya.

2. Gaya hidup aktif

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Infrastruktur yang sangat baik di negara-negara Nordik tidak memberi kesempatan bagi orang pemalas. Oleh karena itu, setiap orang di negara tersebut memiliki gaya hidup aktif. Berjalan kaki dan mendaki adalah bagian dari kehidupan setiap orang di sana, mulai dari anak-anak hingga orang tua.

Mungkin itulah alasan mengapa Skandinavia memiliki kualitas kesehatan yang baik. Di Norwegia, misalnya, 77 persen populasi memiliki kesehatan yang prima. Pada dasarnya, tidak sulit untuk hidup lebih aktif.

Mulailah dengan saat kamu memiliki panggilan telepon. Bangkitlah dan mulai berjalan sambil berbicara. Posisi berdiri serta berjalan membantumu untuk lebih fokus. Selain itu, jangan terburu-buru menempati kursi di dalam transportasi umum. Lebih baik, tetaplah berdiri.

Penelitian yang dilakukan para ilmuwan tahun 1950 menemukan, sopir bus yang duduk terus menerus memiliki risiko terkena penyakit jantung 2 kali lebih tinggi dibandingkan kernet.

3. Medukung produk lokal

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Orang Skandinavia memilih barang yang lebih mahal, tetapi merupakan produk lokal karena mereka mempercayai kualitasnya. Di Finlandia, misalnya, kamu dapat melihat kunci dengan bendera pada suatu produk, yang berarti telah diproduksi di Suomi dan memenuhi standar.

Ini tidak hanya berlaku untuk produk makanan, tetapi juga pakaian, furnitur, dan mesin. Orang Finlandia menyukai pakaian dan tekstil merek lokal bernama Marimekko, sementara orang Swedia menggunakan produk IKEA.

Kecintaan Skandinavia terhadap desainer dan produk lokal memiliki efek yang baik pada ekologi dan kesehatan mereka.

4. Tidak memikirkan pekerjaan setelah jam kerja berakhir

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Jika sebuah perusahaan bekerja dari jam 8 pagi sampai 4.45 sore dan makan siang berlangsung selama 45 menit, orang Skandinavia akan menghabiskan waktu sebanyak ini di tempat kerja. Hanya 2,9 persen orag Norwegia bekerja lembur.

Mereka menghabiskan sisa waktu untuk berkumpul dengan keluarga, melakukan hobi, dan beristirahat. Kamu dapat mencontohnya dengan melakukan pekerjaan yang kompleks dan penting di pagi hari secara bertahap, untuk meringankan beban kerjamu sepanjang hari.

Selain itu, cobalah menghabiskan waktu makan siang untuk hal-hal yang menyenangkan, seperti mendengarkan musik, atau membuat sketsa. Ini akan membantu menyegarkan pikiranmu kembali.

5. Tidak terburu-buru

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Di Skandinavia, orang-orang berdiri dengan tenang ketika mengalami situasi mendesak. Terburu-buru bukan kebiasaan mereka dan dapat mencegah diri dari menikmati momen-momen sederhana, tetapi penting, dalam hidup.

Untuk menerapkannya, di malam hari, cobalah menulis apa yang terjadi dalam harimu yang menjadikannya istimewa. Ini bisa menutup harimu dengan lebih tenang. Selain itu, makanlah perlahan. Berkonsentrasilah pada makananmu, pada rasanya, baunya, dan perasaanmu.

Tidak hanya membantu mengalihkan pikiranmu untuk menikmati momen yang ada, tetapi juga membuat proses pencernaanmu bekerja dengan baik.

6. Peduli dengan lingkungan

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Kecintaan orang Skandinavia terhadap alam tidak mengenal batas. Mereka selalu membawa kantong plastik untuk mengumpulkan sampah, tidak peduli mereka akan jogging atau berjalan. Hobi ini disebut Plogging, yang berasal dari 2 kata Swedia: ‘Plocka’ yang berarti mengambil, dan ‘jogging’.

Dilansir Washington Post, aplikasi Lifesum menunjukkan, berjalan aktif dengan kantong sampah dapat membakar 120 kal dalam 30 menit. Sementara itu, plogging akan membakar 288 kal dibandingkan lari reguler yang membakar 235 kal.

Merawat alam jauh lebih mudah daripada yang terlihat. Misalnya, kamu bisa memasak di rumah lebih sering. Ini akan membantu mengurangi jumlah plastik di Bumi.

7. Menghargai ruang pribadi dan kemampuan untuk hidup sendiri

7 Kebiasaan di Negara Paling Bahagia yang Bisa Kamu Contoh

Ketika di dalam bus, orang Finlandia lebih suka berdiri daripada mengganggu seseorang yang menempati bangku. Selain itu, mereka juga mampu hidup sendiri.

Baca Juga : 6 Kebiasaan Yang Merusak Kinerja Otak

Kesendirian baik untuk banyak hal, seperti menghidupkan kembali pikiran, membantu rileks, meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, lebih memaahami diri sendiri, dan meningkatkan hubungan dengan lingkungan sekitar.

Untuk melakukan smeua hal ini, kamu dapat mencoba bangun setengah jam lebih awal dari anggota keluargamu dan mendedikasikan waktu ini untuk diri sendiri. Selain itu, cara yang baik untuk sendirian adalah mematikan ponsel untuk sementara waktu untuk menonaktifkan akses ke media sosial.

To Top