in ,

Umurnya Sudah 128 Tahun, Wanita Muslim Ini Berharap Meninggal

Umurnya Sudah 128 Tahun, Wanita Muslim Ini Berharap Meninggal
Foto: Mirror

Seorang wanita Muslim bernama Koku Istambulova asal Republik Chechnya mengklaim bahwa umurnya sudah mencapai 128 tahun. Pemerintah Rusia sendiri mengakui kalau Koku adalah manusia tertua di dunia yang masih hidup sampai sekarang.

Namun menurutnya, panjang umur bukanlah anugrah melainkan hukuman. Meskipun demikian, Koku mengatakan kalau umur panjangnya adalah kehendak Tuhan dan dia tidak bisa melakukan apapun atas kehendak tersebut.

Banyak orang yang mengira kalau Koku memiliki gaya hidup sehat hingga membuatnya dapat hidup selama ini. Namun Koku mengaku tidak tahu percis bagaimana ia bisa hidup sampai sekarang. Dia bahkan menjelaskan bahwa tidak pernah ada satu hari pun yang membahagiakan dalam hidupnya.

loading...

Federasi Dana Pensiun Rusia pertama kali mengkonfirmasi tentang umur Koku.

Umurnya Sudah 128 Tahun, Wanita Muslim Ini Berharap Meninggal
Foto: Mirror

Baca Juga: 7 Potret Kecantikan Wanita Chechnya, Negara Muslim di Rusia

“Saya tidak tahu bagaimana saya bisa hidup sampai sekarang. Saya belum memiliki satu hari bahagia dalam hidup saya,” kata Koku seperti dilansir Mirror.

Klaim tentang umur Koku pertama kali dipublikasikan oleh Federasi Dana Pensiun Rusia yang didasarkan pada paspor internal Koku yang menunjukkan tanggal lahirnya pada 1 Juni 1889.

Ketika ditanya bagaimana dia bisa hidup begitu lama, wanita tua asal Chechnya itu menjawab kepada wartawan bahwa semua itu adalah kehendak Tuhan. “Itu adalah kehendak Tuhan. Saya tidak melakukan apapun untuk mewujudkannya.”

Soal gaya hidup sehat, Koku mengaku tidak pernah melakukan sesuatu yang istimewa seperti olahraga, mengkonsumsi makanan sehat atau menjaga diri tetap bugar. Ia hanya mengatakan kalau dirinya selalu bekerja keras seperti menggali kebun.

Dia sudah melalui berbagai macam perang dan konflik.

Umurnya Sudah 128 Tahun, Wanita Muslim Ini Berharap Meninggal
Foto: Mirror

Baca Juga: Ini Rata-Rata Umur Manusia Menurut Nabi Muhammad SAW

“Hidup panjang sama sekali bukan anugrah Tuhan kepada saya, tetapi itu adalah hukuman,” jelas Koku.

“Saya selamat melalui perang saudara (Rusia), Perang Dunia Kedua, deportasi bangsa pada tahun 1944 dan berhasil melalui dua perang di Chechnya.”

Sementara itu, Koku tidak banyak berbicara soal keluarganya, ia hanya bilang sudah kehilangan putranya yang berusia enam tahun. Menurut kerabat dekatnya, lima tahun lalu Koku kehilangan putri satu-satunya yang masih hidup bernama Tamara yang meninggal di usia 104 tahun.

Dia bercerita soal pembatasan Muslim pada pakaian setelah masa berakhirnya masa tsar di bawah kekuasaan Soviet.

Para pejabat setempat mengatakan kalau semua dokumen Koku hilang pada Perang Chechnya Kedua yang berlangsung dari tahun 1999 sampai 2009. Karena kurangnya bukti, umur Koku tidak dapat divertivikasi.

Sekilas tentang Chechnya, negara tempat tinggal Koku, merupakan sebuah nama konstituten Federasi Rusia yang berbentuk republik di mana mayoritas penduduknya beragama Islam. Tercatat jumlah penduduk Muslim di sana ada 1,2 juta jiwa.

loading...
loading...
Loading...
Loading...