in ,

Temuan Baru Buktikan Azab Mengerikan yang Menimpa Kota Maksiat Pompeii

Temuan Baru Buktikan Azab Mengerikan yang Menimpa Kota Maksiat Pompeii
Kota Pompeii (pinterest.com/mirror.co.uk)

Pompeii merupakan kota zaman Romawi kuno yang terletak di wilayah Campania, Italia. Kota ini hancur lebur oleh letusan Gunung Vesuvius pada 79 Masehi. Selama lebih dari 1.600 tahun, kota ini terkubur oleh abu vulkanik dan kemudian ditemukan kembali oleh para arkeolog.

Hancurnya kota tersebut sering dikaitkan dengan kisah kaum Nabi Luth di Kota Sodom yang dimusnahkan Allah karena rajin melakukan maksiat. Begitupun dengan Pompeii, di mana menurut catatan sejarah, di kota ini warganya sudah terbiasa melakukan maksiat.

Loading...

Buktinya saja para arkeolog pernah menemukan jasad warga Pompeii dalam posisi sedang melakukan masturbasi. Penemuan itu semakin memperkuat bahwa penduduk Pompeii hampir semuanya selalu melakukan maksiat.

Baca Juga: 4 Kaum Durhaka yang Dimusnahkan Allah

Ditemukan kerangka penduduk Pompeii dengan kondisi mengenaskan.

Temuan Baru Buktikan Azab Mengerikan yang Menimpa Kota Maksiat Pompeii
Foto: mirror.co.uk

Baru-baru ini para arkeolog kembali lagi menemukan temuan baru di reruntuhan Kota Pompeii yang menggambarkan betapa mengerikannya azab yang menimpa seluruh penduduk kota tersebut.

Dilansir WowMenariknya.com dari Mirror.co.uk (1/6/2018), tim arkeolog menemukan jenazah pria yang diperkirakan berusia 2.000 tahun meninggal dengan kondisi yang mengenaskan.

Pria itu meninggal dengan keadaan tubuh bagian atas hancur karena tertimpa batu besar yang berasal dari gunung ketika meledak.

Bagian atas tubuh pria ini hancur karena terkena timpahan batu besar.

Temuan Baru Buktikan Azab Mengerikan yang Menimpa Kota Maksiat Pompeii
Foto: mirror.co.uk

Korban yang diperkirakan berusia 30 tahun diduga berhasil selamat dari letusan pertama Gunung Vesuvius. Setelah berhasil melarikan diri, sebuah batu besar tampaknya mengenai tubuh bagian atas pria tersebut sampai menghancurkan kepalanya.

Baca Juga: Mengintip Kehidupan Kota “Sodom Dan Gomora Modern” Di Thailand

Dalam gambar yang diambil oleh arkeolog menunjukkan sisa-sisa kerangka pria tersebut dengan keadaan tubuh bagian atas tersemat di bawah batu besar.

“Penemuan ini telah menunjukkan lompatan di bidang arkeologi,” kata Massimo Osanna, direktur umum Taman Arkeologi Pompeii, kepada CNN.

“Tim di situs tak hanya arkeolog, tetapi ada beberapa ahli di berbagai bidang, seperti insinyur, restorasi, dan dilengkapi dengan alat-alat teknis seperti drone dan pemindai 3D,” tambah Massimo.

Sekedar untuk pengetahuan, penduduk Pompeii kala itu kebanyakan meninggal dalam keadaan membeku akibat abu vulkanik.

loading...
Loading...
Loading...