in ,

Aneh, Desa di Inggris Ini Terus Meningkat Setinggi 2 Cm Setiap Tahunya

Desa Willand meningkat
Foto: odditycentral.com

Sebuah desa kecil di Devon, Inggris, telah membuat para ilmuwan menggaruk kepala karena desa tersebut terus meningkat setinggi 2 cm setiap tahunnya. Desa Willand itu bisa dikatakan benar-benar bergerak tapi tidak ada yang tahu penyebabnya.

Para peneliti di Geomatic Ventures Limited (GVL), sebuah perusahaan dari Universitas Nottingham, memiliki pekerjaan mengamati pergerakan tanah di seluruh Inggris melalui sebuah peta digital dengan menyusun citra satelit dari tahun 2015 sampai 2017.

Saat sedang menganalisi gambar citra satelit, mereka menemukan desa yang memiliki lebar 1,2 mil itu terus meningkat sampai 2 cm setiap tahunnya. Fenomena seperti ini biasanya hanya terjadi di dalam pertambangan, tapi apa yang terjadi di Desa Willan benar-benar sesuatu yang langka dan membingungkan.

loading...

Baca Juga: Penemuan Cumi-Cumi Raksasa Hebohkan Warga

“Kami umumnya melihat peningkatan semacam ini di mana ada pekerjaan tambang dan sudah dihentikan,” kata Dr Andy Sowter, Kepala Kantor Teknis di GVL.

Penyebabnya masih misterius

Desa Willand meningkat
Foto: odditycentral.com

Saat ditelusuri lebih lanjut, di daerah Willand tidak ada bekas pertambangan sama sekali. Karena hal tersebut, para peneliti dibuat bingung dengan apa yang terjadi di desa tersebut. Namun para ahli menduga bahwa peningkatan seretan di Desa Willand penyebabnya terletak jauh di bawah tanah. Mereka khawatir di bawah tanah ada kebocoran besar atau pelepasan lingkungan yang nantinya bisa berdampak buruk.

Baca Juga: Aneh, Ayam Ini Tetap Hidup Meski Kepalanya Sudah Dipenggal

“Saya pikir pihak berwenang harus pergi ke sana dan menyelidiki apa yang terjadi. Jika ada cairan merembas di bawah tanah atau semacam pembuangan limbah, maka itu bisa jadi ancaman untuk lingkungan,” tambah Dr Andy.

Penduduka desa mungkin tidak tahu tentang pergerakan tanah tempat mereka tinggal karena seluruh area meningkat secara bersamaan. Kerusakan bangunan juga tidak akan terjadi, tapi para peneliti khawatir akan ada dampak bagi rel kereta dan jalan raya.

Sumber: Odditycentral.com

loading...
loading...
Loading...
Loading...