Mozaik

Tata Cara yang Baik dan Benar Berdoa Minta Rezeki, Tidak Boleh Seenaknya!

Tata Cara yang Baik dan Benar Berdoa Minta Rezeki, Tidak Boleh Seenaknya!

Sebagai hamba yang taat, sudah seharusnya kita selalu berdoa dan meminta segala sesuatu itu hanya kepada Allah semata. Sesungguhnya Allah itu sangat menyayangi hamba-hambaNya yang selalu berdoa karena menunjukkan bahwa dia butuh Allah.

Panjatkanlah doa, apapun itu selama baik untukmu dan tidak merugikan orang lain. Jika rezeki kamu sedang seret, mintalah kepada Allah agar rezeki kamu ditambah berikut dengan berkahnya. Namun perlu diperhatikan, berdoa kepada Allah itu ada tata cara dan tatakrama yang harus diperhatkan.

Kebanyakan orang kalau berdoa itu suka asal, maka jangan heran bila doanya tak kunjung dikabulkan. Ketika kita berdoa kepada Allah, itu sama artinya kita sedang berhadapan langsung dengan Allah.

Logikanya begini, kalau kamu hendak menghadap presiden untuk meminta sesuatu, pasti yang pertama kamu lakukan adalah berpakaian rapih dan setelah itu hormat kepada presiden. Kemudian kamu akan berkata dengan lemah lembut ketika menyampaikan permintaanmu karena kamu takut ditolak atau disuir oleh presiden.

Baca Juga: 5 Golongan Orang yang Doanya Mustajab

Bertemu presiden saja yang sama-sama manusia sampai segitu hormatnya, masa mau bertemu Allah seenaknya. Yuk simak ulasan berikut ini tentang tata cara berdoa minta rezeki yang baik dan benar, yang sudah disajikan Wow Menariknya.

1. Rapihkan pakaianmu

Sebelum bertemu presiden, kamu pasti berpakaian serapih mungkin. Begitupun saat mau berdoa dan menghadap Allah, rapihkan dulu pakaianmu. Misalnya saja mandi dulu jika memang sempat, gunakan pakaian yang sopan jika kamu sedang berada di rumah.

Tapi yang terpenting adalah merapihkan hatimu. Bersihkan hatimu dari segala sesuatu yang negatif, isilah hatimu dengan banyak mengingat Allah. Setelah itu kamu siap menghadap Allah dan mengajukan doa.

2. Panjatkanlah doa dengan suara yang paling lembut

Ketika berdoa gunakanlah suara yang lemah lembut dimana hanya kamu saja yang bisa mendengar suaranya, yaitu berdoa dalam hati. Jika kamu berdoa menggunakan suara keras, kamu seperti menganggap Allah itu tuli.

Allah itu Maha Mendengar dan Maha Mengetahui apa yang ada dalam isi hati kita. Jadi berdoa itu tidak perlu diucapkan dalam mulut, cukup dalam hati saja. Oleh karena itu hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum berdoa adalah merapihkan hatimu dulu.

3. Ikhlas dan maknai doa yang dipanjatkan

Tak semua orang ketika berdoa itu membawa ikhlas dan tak semua orang bisa memaknai doanya sendiri. Kalau berdoa, kita kadang merasa lurus-lurus saja seperti tidak terjadi apa-apa.

Baca Juga: 6 Rahasia Dikabulkannya Doa yang Jarang Diketahui

Berdoalah dengan hati yang ikhlas dan maknai setiap kata-kata doamu agar hatimu tersentuh. Seperti halnya ketika kamu baru putus cinta lalu mendengarkan lagu galau, kamu begitu memaknai lagu tersebut sampai hati kamu tersentuh dan meneteskan air mata.

Begitupun ketika berdoa, maknai setiap kata dalam doa. Semakin tersentuh hati kamu oleh doamu sendiri, semakin besar kemungkinan doamu akan segera dikabulkan.

4. Utamakan berdoa urusan akhirat, lalu urusan dunia

Selalu berdoa minta rezeki sah-sah saja, tapi alangkah baiknya dahulukan doa minta kebaikan di akhirat. Misalnya saja berdoa agar dosa-dosa diampuni, meninggal dalam keadaan beriman dan semoga selalu diberikan hidayah dan istiqomah. Baru setelah itu kamu panjatkan doa tentang urusan dunia.

Kalau kamu mengutamakan doa urusan dunia, kamu kesannya seperti mengutamakan dunia ketimbang akhirat. Keduanya harus ada dalam keseimbangan.

Itulah beberapa garis besar tata cara berdoa yang baik dan benar. Mintalah apapun kepada Allah, Allah pasti akan mengabulkannya. Jika tidak dikabulkan di dunia, di akhirat pasti dikabulkan.

Umar bin Khattab pernah berkata, “Aku tidak takut doaku ditolak tapi aku lebih takut aku tidak diberi hidayah untuk terus berdoa.”

Teruslah berdoa meskipun belum dikabulkan. Ketika kita berhenti berdoa, disitulah kita berhenti berharap kepada Allah. Tanpa disadari, kita merasa tidak butuh Allah dan merasa bisa hidup sendiri.

You May Like

To Top