Mozaik

Inilah 4 Tanda Kemunafikan Dalam Shalat

Inilah 4 Tanda Kemunafikan Dalam Shalat

Shalat lima waktu adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan setiap umat muslim. Tapi tidak semua orang melaksanakan shalat atas dasar hati yang ikhlas, sebagian ada yang melaksanakannya atas dasar ria dan hatinya dipenuhi kemunafikan.

Menurut Imam Ibnul Qayyim, ada beberapa tanda yang menunjukkan kemunafikan dalam shalat. Shalatnya orang munafik malah akan melahirkan dosa. Berikut penjelasan lebih rincinya.

1. Riya

Mendirikan shalat atas dasar riya, sebatas formalitas atau ingin disanjung oleh orang lain, termasuk perbuatan dosa besar. Pasalnya dia mendirikan shalat bukan karena Allah, tapi karena ingin menyombongkan diri atau ingin mendapatkan pujian orang lain.

Baca Juga: 5 Shalat Sunnah Untuk Meminta Sesuatu Agar Cepat Dikabulkan

Secara tidak sadar, orang yang shalat atas dasar riya mendekati kemusyrikan, karena ia lebih mengharapkan penilaian dari makhluk ketimbang dari Allah.

2. Suka menunda-nunda shalat

Menunda-nunda shalat adalah ciri orang munafik. Jika dia memang mencintai Allah dan Rasul-Nya, setiap mendengar adzan, dia pasti langsung pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu dan kemudian shalat.

Berbeda dengan orang yang setengah-setengah, dia suka sengaja menunda-nunda shalat karena sibuk oleh urusan dunia, padahal urusan pekerjaannya itu bisa ditinggalkan untuk sementara waktu.

Kecuali kamu sedang berada dalam perjalanan atau melakukan pekerjaan yang memang tidak bisa ditinggalkan. Kalau kondisinya tidak memungkinkan, kamu baru bisa sedikit mengerjakan shalat nanti.

3. Sedikit mengingat Allah di dalamnya

Shalat itu pada intinya mengingat Allah. Jadi selama kita shalat, kita harus mengingat Allah sepenuhnya. Pikiran dan hati hanya terfokus pada Allah saja, tidak ada hal yang diingat selain Allah.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Sulit Khusyu Dalam Shalat

Tapi kenyataannya, ketika shalat mengingat Allah nya sangat sedikit, kebanyakan malah mengingat hal-hal lain. Urusan pekerjaan, usaha, mantan, pacar, permasalahan dan sebagainya.

Memang fokus mengingat Allah itu susah, tapi setidaknya kita harus berjuang. Jangan sampai shalat kamu kebanyakan malah mengingat hal-hal lain.

4. Buru-buru dalam gerakannya

Orang yang munafik suka melaksanakan shalat secara terburu-buru. Jika dia memang mencintai Allah dan Rasul-Nya, seharusnya dia melaksanakan shalat dengan penuh ketenangan, tidak tergesa-gesa dan bahkan ingin berlama-lama dalam shalat. Sebab dia menganggap sedang berhadapan dengan Allah ketika shalat.

Shalat munafik tidak akan membuatmu semakin dekat dengan Allah, tapi malah akan semakin menjauhkanmu dari Allah. Oleh karena itu mulai perbaiki dirimu dimulai dari memperbaiki shalatmu.

To Top