in

Sombong yang Sulit Disadari Itu Ketika Kamu Merasa Paling Benar dan Paling Baik dari Orang Lain

Sombong yang Sulit Disadari Itu Ketika Kamu Merasa Paling Benar dan Paling Baik dari Orang Lain 1

Sombong adalah sifat yang paling dibenci Allah. Iblis saja yang tadinya di surga sampai diusir ke neraka karena dia sombong, tidak mau bersujud kepada Nabi Adam karena menganggap dirinya lebih mulia dari Adam.

Kita sebagai manusia yang belum tentu masuk surga jangan sampai menyimpan sifat sombong meskipun itu hanya sebutir debu. Kesombongan akan menggerogoti semua amalanmu, merusak hatimu hingga membuatmu jadi orang yang tersesat jauh dari kebenaran.

Dari sekian banyak macam-macam kesombongan, ada kesombongan yang bisa dibilang sangat parah dan sulit disadari. Orang yang punya sifat sombong seperti ini akan dijauhkan dari hidayah. Siapakah dia?

Baca Juga: Tangisan Pendosa yang Bertaubat Lebih Mulia Dibandingkan Dzikirnya Orang Sombong

Yaitu orang-orang yang rajin beribadah tapi sudah menganggap dirinya paling benar dan paling baik dari orang lain. Karena dia selalu beribadah, banyak ilmu agamanya, kemudian dia mulai merendahkan orang lain yang ilmunya berada di bawahnya.

Ketika melihat orang mabuk, dia akan berkata, “Ngapain mabuk-mabukan seperti itu, pasti celaka orang ini.” Ketika melihat orang tidak mau sholat, dia akan berkata, “Orang ini kerjaannya bikin dosa aja, sholat kagak, kasihan pasti masuk neraka dia.”

Saat ada orang yang menasehati, orang sombong akan menolaknya karena dia merasa yang paling berilmu. Dia marah ketika dirinya tidak dihargai, tapi dia sendiri tidak mau menghargai orang lain. Dia ingin dihormat dan disanjung, tapi dirinya sendiri tidak mau hormat pada orang lain.

Baca Juga: Kata Al-Quran Tentang Yahudi: Sombong, Keras Kepala dan Pembuat Kerusakan

Orang-orang sombong lebih suka menyimpan keburukan orang lain, tapi malas intropeksi pada diri sendiri karena merasa paling benar.

Janganlah kita rajin beribadah tapi menyimpan sifat sombong. Pasalnya kesombongan seperti itu sangat sulit disadari oleh hati. Jika sampai terbawa mati, celakalah kita meskipun dulunya kita rajin beribadah.

Tetaplah rendah hati, jangan menunjukkan keunggulanmu karena kamu ingin dihargai orang lain. Jika ada orang yang suka berbuat dosa, nasihatilah dia baik-baik dengan dasar ikhlas, bukan karena ingin menceramahi dia habis-habisan.

Dan jangan suka menyimpan keburukan orang lain dalam hatimu, apalagi sampai menyebarkan keburukan orang lain ke banyak orang. Perbanyaklah intropeksi dan perbanyaklah mendekatkan diri kepada Allah. Semakin dekat dengan Allah, kamu akan semakin menyadari bahwa kamu itu orang yang lemah dan berdosa.

Loading...