Mozaik

Selamat Hari Kemerdekaan, Sudahkah Hati Kita Merdeka Dari Belenggu Nafsu?

Selamat Hari Kemerdekaan, Sudahkah Hati Kita Merdeka Dari Belenggu Nafsu?

Hari Ini, Sabtu 17 Agustus 2019, Indonesia merayakan ulang tahun kemerdekaan yang ke-74. Selama 74 tahun lamanya, Indonesia terlepas lepas dari belenggu penjajah. Berkat perjuangan para pahlawan dulu, kita sekarang bisa menikmati kebebasan tanpa takut ancaman dari para penjajah.

Ya secara lahir kita memang sudah merdeka, tidak ada lagi penjajah yang membelenggu kita. Namun secara batin, sudahkah hati kita merdeka dari belenggu hawa nafsu? Jawabannya hanya Allah dan diri kita sendiri yang tahu.

Jika kita masih suka melakukan maksiat, jarang beribadah dan melakukan hal yang dilarang Allah, itu artinya hati kita masih dijajah oleh hawa nafsu.

Dijajah hawa nafsu memang tak seburuk dijajah Jepang atau Belanda, dijajah nafsu kadang memberikan kita kenikmatan. Namun kenikmatan itu malah membuat kita lalai dalam urusan akhirat dan lupa kalau kita akan mati dan menghadap Sang Maha Kuasa.

Kenikmatan dunia sekilas memang menggiurkan tapi itu bisa membuat kita lupa kepada Allah. Awalnya memang nikmat tapi pada akhirnya bisa berujung kepahitan yang tidak ada akhirnya.

Jika kita meninggal dalam keadaan hati masih dijajah nafsu, tentu tempat yang akan kita dapatkan adalah siksaan yang tiada akhir. Oleh karena itu gempurlah hawa nafsumu untuk meraih kemerdekaan.

Menggempur hawa nafsu adalah perang besar yang tidak akan pernah ada akhirnya. Selamanya kita akan terus berperang dengan hawa nafsu kapanpun dan dimanapun itu. Yang terpenting kita jangan sampai mengikuti hawa nafsu.

Memerangi hawa nafsu itu bukan perkara mudah, ini adalah perang yang jauh lebih berat dari Perang Uhud, Perang Badar dan Perang Dunia. Kita tidak akan bisa memenangkan peperangan ini jika tidak ada pertolongan dari Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu kita harus selalu berdoa diberikan kemampuan kepada Allah SWT.

Jangan tanamankan sifat sombong, kikir dan pamer karena itu akan memudahkan nafsu untuk merusakmu. Tanamkanlah sifat rendah hati dan selalu memberi kepada yang membutuhkan agar Allah memberikan kita kekuatan untuk melawan hawa nafsu.

Semoga di hari kemerdekaan ini, hati kita juga merdeka dari belenggu hawa nafsu dan semoga kita diberikan kemampuan untuk mempertahankan kemerdekaan hati kita dari serangan nafsu agar kita istiqomah.

You May Like

To Top