Mozaik

9 Suri Teladan Aisyah Istri Rasulullah SAW

Meneladani Akhlak Aisyah Istri Rasulullah SAW

Bagi kamu wanita yang saat ini telah menikah, tentu saja ingin menjadi istri yang sholehah untuk suaminya. Bagaimanakah menjadi istri yang sholehah?

Banyak sekali ilmu yang bisa kita teladani, entah itu ilmu dari seseorang yang kita anggap patut dijadikan contoh. Atau dengan meneladani akhlak yang dimiliki oleh istri baginda Nabi Muhammad SAW yaitu Aisyah.

Berkat viralnya lagu “Aisyah Istri Rasulullah” banyak sekali orang-orang yang mencoba mengcover lagunya, lalu menguploadnya di Youtube. Namun, apakah akhlaknya tertarik untuk kamu teladani? Berikut adalah 9 akhlak Aisyah yang dapat kita teladani :

1. Sangat taat kepada Rasulullah

Suami adalah pangerannya istri di dunia, maka apa yang diperintahkan oleh suami jangan sesekali kamu mencoba untuk tidak taat. Karena marahnya suami adalah murkaNya Allah. Dulu, Aisyah sangat taat kepada Rasulullah SAW. Beliau selalu melaksanakan pekerjaan rumah tangga setiap pagi, dan tidak pernah mengeluh kepada Rasulullah SAW.

2. Setia kepada Rasulullah SAW

Setiap orang memiliki peluang untuk berselingkuh, namun setia adalah sesuatu yang sangat mahal. Tak banyak orang yang mampu setia. Dulu, Aisyah sangat setia kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW pernah bertanya kepada beliau, apakah beliau tetap ingin bersama Rasulullah dengan kehidupan yang sederhana atau bercerai dan mendapatkan dunia. Lalu Aisyah menjawab bahwa beliau tetap ingin bersama Rasulullah SAW

3. Sabar menjaga Rasulullah SAW yang sedang sakit

Saat Rasulullah SAW sedang sakit, beliau memilih rumah Aisyah untuk menetap hingga beliau meninggal. Sebagai seorang istri sudah tentu Aisyah  menjaga Rasulullah SAW dengan baik dan merawatnya hingga sembuh. Hingga pada suatu ketika, Rasulullah SAW meninggal di pangkuan Aisyah.

Baca Juga: Kisah Nabi Muhammad Menahan Lapar dengan Menyelipkan Batu Diperutnya, Bikin Nangis!

4. Selalu tenang ketika marah

Siapa disini yang bisa terlihat tenang ketika marah? Kebanyakan dari kita kalau sudah marah, mana bisa tenang. Namun Siti Aisyah memiliki hati yang lembut, penuh cinta, dan hangat. Selain itu, Siti Aisyah selalu menebarkan kedamaian, kasih sayang dan cinta sekalipun saat Siti Aisyah sedangmarah kepada Rasulullah SAW. Rasulullah mengatakan kepada Siti Aisyah, “Sungguh aku mengetahui marah dan lapang mu saat kamu tenang”

5. Istri yang memiliki keteguhan jiwa

Aisyah juga merupakan istri yang memiliki keteguhan jiwa yang sangat besar dalam membela kebenaran. Hal ini bisa kita lihat saat masyarakat berani mempertanyakan kesucian Aisyah saat beliau pulang dari Perang Bani Musthaliq.

Hal ini sempat menggoyahkan kepercayaan Rasulullah kepada Aisyah, namun sikap Aisyah  kepada suaminya adalah tetap berpegang teguh dengan kebenaran. Allah SWT kemudian membenarkan kesucian Aisyah dalam Al-Quran surah An-Nur ayat 12. Aisyah  berkata, “Sesungguhnya sesuatu yang menimpaku lebih hina bila sampai Allah SWT berfirman tentangku melalui wahyu yang akan dibaca” (HR. Bukhari 4141). Sikap keteguhan Aisyah  inilah yang kemudian kembali memperkuat kepercayaan Rasulullah SAW terhadap beliau.

6. Memiliki sikap keibuan

Meski pada saat Rasulullah SAW menikahi Aisyah yang masih sangat muda waktu itu, namun Aisyah memiliki sikap keibuan yang sangat memberikan kenyamanan kepada Rasulullah SAW. Beliau juga sering mengasuh, mendidik dan mengajar ilmu Allah kepada anak-anak kecil di sekitar rumah beliau. Beliau adalah salah satu rujukan para sahabat terkemuka dan sumber dari berbagai persoalan bidang ilmu pengetahuan, agama, Al-Quran dan As-Sunnah.

7. Cintanya tulus dan mendalam kepada Rasulullah SAW

Beliau memiliki cinta yang tulus dan begitu mendalam kepada Rasulullah SAW. Cinta yang kuat ini kemudian beliau wujudkan dengan selalu mengikuti dan menerapkan sunnah-sunnah yang dikerjakan oleh Nabi dalam kehidupan beliau. Bahkan beliau juga mengajak seluruh umat Islam untuk mengikuti sunnah-sunnah Rasulullah SAW.

8. Tidak pernah menentang Rasulullah SAW

Perbedaan prinsip atau pendapat seringkali menjadi sumber terjadinya pertengakaran dalam rumah tangga. Namun, Aisyah tidak pernah menentang Rasulullah SAW. Dengan meredam ego dan saling mendengarkan itulah kuncinya.

9. Memiliki iman yang kuat

Dari 8 akhlak dari sekian banyaknya akhlak baik dari seorang Aisyah istri Rasulullah SAW ini. Hal yang mendasar adalah keimanan yang membuat beliau seperti itu. Seseorang yang memiliki iman yang kuat maka tidak menutup kemungkinan akan memiliki pribadi yang baik luar biasa. Jika kamu ingin menjadi seorang istri yang sholehah perkuatlah imanmu, karena itulah yang akan menjadi pondasinya.

To Top