in

Kisah Inspiratif Ajal Menjemput Saat Detik-Detik Mencicipi Kebahagian Dunia

Kisah Inspiratif Ajal Menjemput Saat Detik-Detik Mencicipi Kebahagian Dunia

Tanpa kita sadari, kita selama ini selalu lupa akan sesuatu yang paling dekat dengan kita dan pasti akan menimpa kita, yakni kematian. Ya, setiap makhluk bernyawa suatu saat nanti pasti akan meninggal. Meskipun hidup selama ribuan tahun lamanya, namun pada akhirnya tetap akan mati.

Kebahagian dunia membuat banyak manusia lupa bahwa mereka hidup di dunia ini hanya sementara, sementara di akhirat nanti kekal. Kisah di bawah ini mungkin bisa sedikit menggambarkan bahwa kemewahan duniawi hanyalah angan-angan yang tidak akan pernah tercapai.

Dikisahkan ada seorang pemuda yang bercita-cita merubah nasibnya dari orang miskin menjadi kaya raya. Hari demi hari, ia habiskan waktunya untuk membangun usaha yang sedang dirintis agar nanti ia bisa menghasilkan banyak uang dari usahanya tersebut.

loading...

Dalam benaknya sudah terlihat dengan jelas kalau seandainya ia memiliki banyak uang nanti, ia bisa membeli apa saja yang ia mau, mobil, rumah, dan barang-barang mewah lainnya. Hal itulah yang membuat pemuda itu rela bekerja tanpa kenal lelah agar menjadi orang yang kaya.

Berbagai macam rintangan dan kesulitan ia lewati untuk mengejar impiannya itu. Namun sayang, pemuda itu melupakan ibadah kepada Allah dan bahkan tidak ingat sama sekali bahwa ia akan meninggal seiring berjalannya waktu.

Berulang kali Allah berusaha mengingatkan kepada pemuda itu melalui kejadian-kejadian agar ia kembali kepada-Nya dan jangan terlena dengan urusan dunia. Suatu ketika, Allah memajukan usaha pemuda itu sampai omsetnya naik berkali-kali lipat. Alangkah senangnya pemuda itu mengetahui usahanya mulai mengalami kemajuan.

Akan tetapi, usaha maju itu tidak menjadikan pemuda itu bersyukur dan malah semakin lupa kepada Allah. Lalu, Allah pun menurunkan usaha pemuda itu hingga omsetnya berkurang drastis dari biasanya.

Kegelisahan melanda pemuda itu sampai ia berpikir keras bagaimana untuk kembali meningkatkan usahanya. Karena usahanya turun, mendadak pemuda itu ingin beribadah dan berdoa. Alangkah senangnya Allah melihat pemuda itu kembali ke jalan-Nya. Pemuda itu selalu memelas dan bersedih meminta kepada Allah agar usahanya meningat lagi.

Allah pun mengabulkan doa pemuda itu sampai usahanya meningkat berkali-kali lipat dari sebelumnya. Pemuda itu begitu senang, tapi sayang ia kembali melupakan ibadah kepada Allah karena terlalu sibuk mengurus usahanya.

Baca Juga: Kisah Percakapan Allah dengan Bayi Sebelum Lahir ke Dunia, Menyentuh!

Angan-angannya untuk jadi orang kaya raya semakin menjadi-jadi. Dia memang sadar telah melupakan ibadah, tapi ada segelintir kata yang diucapkan dalam hatinya, “Aku akan kembali beribadah setelah aku kaya nanti.”

Allah itu Maha Mengetahui dan ucapan pemuda itu dikabulkan hingga akhirnya pemuda itu benar-benar kaya. Akhirnya, semua harapan pemuda itu dulu bisa ia wujudkan sekarang dengan kekayaannya yang melimpah.

Namun Allah berkehendak lain, malaikat Izrail diutus untuk mencabut nyawa pemuda itu saat detik-detik hendak menikmati kekayaannya. Lalu matilah pemuda itu dengan membawa angan-angan semu.

Pada akhirnya, pemuda itu termasuk golongan orang yang paling rugi. Jerih payahnya dulu untuk mendapatkan kekayaan tidak bisa dinikmati karena keburu mati. Dan di akhirat, pemuda itu akan jadi penghuni neraka karena melalaikan ibadah sewaktu masih hidup.

Dari kisah tersebut dapat diambil hikmah, bahwa kebahagian dunia yang kita kejar selama ini belum tentu bisa kita dapatkan meski sudah kerja sekeras mungkin. Ingat, mati itu adalah sesuatu yang pasti kedatangannya dan mati itu tidak akan menunggu Anda kaya dulu.

loading...
loading...
Loading...
Loading...