in

Kenapa Orang Kafir Banyak yang Kaya Raya?

Kenapa Orang Kafir Banyak yang Kaya Raya?
Foto: screengeek.net

Sebagai seorang Muslim, pernah tidak Anda bertanya dalam hati kenapa kebanyakan orang kafir diberikan kekayaan yang melimpah, sementara orang Islam yang rajin ibadah tidak diberikan kekayaan?

Ada banyak alasan kenapa orang kafir diberikan kekayaan oleh Allah SWT meski mereka tidak beriman. Berikut beberapa alasannya yang sudah dihimpun Wow Menariknya berdasarkan Al-Quran.

1. Kekayaan dunia diberikan kepada siapa saja yang menginginkannya

Allah akan memberikan apa saja kepada manusia sesuai yang diusahakannya. “Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.” (QS: Al-Isra: ayat 18)

Banyak orang kafir yang gigih dalam mencari kekayaan sampai hati mereka begitu yakin bisa jadi orang kaya. Karena orang tersebut menghendaki kekayaan disertai usaha yang gigih, maka Allah akan memberikannya.

2. Sifat Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang

Meski seseorang tidak beriman dan rajin melakukan perbuatan dosa, Allah tetap akan memberikan rezeki kepada mereka. Mereka tetap akan diberikan kebahagian, kesehatan, dan bisa menikmati segala sesuatu yang diciptakan di dunia ini.

“Kepada masing-masing golongan baik golongan ini maupun golongan itu Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.” (QS: Al-Isra: ayat 20)

3. Kekayaan itu nilainya sangat-sangat kecil di depan Allah

Di mata manusia, kekayaan dianggap hal paling besar dan paling berharga. Tapi di depan Allah, kekayaan dunia nilainya sangat-sangat kecil. Saking kecilnya, Allah berikan kepada seluruh manusia, baik itu yang beriman atau tidak.

Baca Juga: 4 Hikmah yang Jarang Disyukuri Ketika Rezeki Seret

Tapi ada satu hal di dunia ini yang tidak diberikan ke sembarang orang oleh Allah, yaitu nikmat Islam dan iman yang hanya diberikan kepada orang-orang beriman dan bertaqwa. Berarti, nikmat kekayaan dunia belum ada apa-apanya dibandingkan dengan nikmat Islam dan iman.

4. Sudah ketentuan Allah

Allah memang menghendaki orang kafir untuk menikmati sebagian besar kekayaan di dunia ini. “Kami biarkan mereka (orang kafir itu)) bersenang-senang (dengan kehidupan duniawi) sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras.” (QS: Luqman: ayat 24)

“Maka biarkanlah mereka tenggelam (dalam kebatilan) dan bermain-main sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka.” (QS: Al-Ma-arij: ayat 42)

5. Allah tidak ingin orang beriman terbuai oleh duniawi

Apakah kalin tahu kenapa Nabi Muhammad SAW tidak meminta kekayaan kepada Allah? Karena Rasulullah hatinya jernih dan tingkat iman dan taqwanya sangat tinggi, beliau tahu kalau kemewahan dan kekayaan di dunia ini bisa menyesatkan manusia dan membuat mereka lupa kepada Allah.

Oleh sebab itu, Nabi Muhammad lebih memilih hidup sederhana daripada hidup dalam kekayaan tapi bisa melupakan Allah.

Jika Allah tidak memberikan kekayaan kepada kita, berpikir positiflah bahwa Allah tidak ingin kita melupakanNya. Dan kebanyakan manusia yang lalai dalam beribadah itu karena mereka terlalu terbuai oleh kesenangan dunia.

Apabila Allah memberikan kekayaan kepada kita, yakinilah kalau kekayaan itu tidak akan kekal dan pada akhirnya kita akan meninggal dan meninggalkan semua kekayaan itu. Tapi jadikanlah kekayaan dan kemiskinan untuk menjemput ridho Allah.

Semoga artikel ini bisa membuat kita selalu berpikir positif tentang apa yang diberikan oleh Allah kepada kita semua.