Mozaik

Kamu Tak Sadar Suka Menyakiti Diri Sendiri dengan 5 Hal Ini

Menyakiti perasaan orang lain adalah perbuatan dosa. Namun Islam tak hanya melarang kita menyakiti orang lain, tapi juga menyakiti diri sendiri. Seburuk-buruknya orang adalah mereka yang suka menyakiti dirinya sendiri.

Banyak yang tidak sadar suka menyakiti dirinya sendiri, baik itu karena prilakunya atau ucapannya. Menyakiti diri sendiri dapat mematikan iman dalam hati kita dan bahkan bisa membuat kita semakin jauh dari Allah.

Jika diri sendiri saja disakiti, bagaimana dengan orang lain? Nah 5 hal ini dapat menyakiti diri kamu sendiri tanpa kamu sadari sering melakukannya. Simak pembahasannya berikut ini yang sudah diulas Wow Menariknya.

1. Berkecil hati

Sulit sekali mempertahankan rasa besar hati, optimis dan tetap semangat saat menghadapi kesulitan. Semakin berat cobaan, semakin sulit menghadapinya. Kebanyakan orang suka berkecil hati ketika menghadapi kesulitan. Berkecil hati hanya akan membuat kamu kehilangan semangat hidup, tidak mau melangkah ke depan dan hati akan selalu dipenuhi dengan kesedihan serta kegelisahan.

Baca Juga: Baca Dua Kalimat Ini Agar Hati Gak Gelisah Saat Rezeki Seret

Dalam Al-Quran dijelaskan, janganlah kita berkecil hati karena berkecil hati itu mendekati kekufuran. Tetaplah semangat dan berprasangka baik menghadapi semua persoalan hidup yang berat. Jika kamu sedang berkecil hati, mintalah pertolongan pada Allah agar diberi kekuatan dan kemampuan.

2. Sombong

Sombong merupakan sifat yang sangat dibenci Allah. Setan saja sampai diusir dari surga karena sombong, apalagi kita yang belum masuk surga dan lebih mendekati neraka.

Menanamkan sifat sombong dalam hati akan menjauhkan kamu dari hidayah. Hati kamu akan semakin keras dan sulit sekali menerima kebenaran. Kamu tidak akan mau menerima nasihat orang lain dan merasa diri kamu lebih pintar dari orang lain.

Meskipun kamu rajin beribadah, tapi ada saja sedikit kesombongan dalam hati, kamu tidak akan masuk surga. Jadi buanglah sifat sombong dalam diri kita dengan menjaga perkataan hati dan mulut kita.

3. Menganggap diri kita lebih rendah dibandingkan dengan orang lain

Sombong memang sangat dibenci oleh Allah, tapi Allah juga tidak suka kepada hamba-Nya yang menganggap dirinya sangat rendah bila dibandingkan dengan orang lain.

Kadang kita suka membandingkan diri kita dengan orang lain. Contoh sederhana, kamu suka membandingkan diri sendiri dengan orang yang lebih kaya dari kamu. Kamu merasa rendah diri jika dibandingkan dengan orang tersebut.

“Dia sangat kaya, hidup enak, sedangkan aku hanya orang miskin dan hidup pun begini susahnya.”

Jika sering merendahkan diri, kamu akan menganggap diri kamu sendiri tidak berguna. Tidak akan ada semangat dalam hidup kamu dan kamu akan selalu menganggap diri kamu hina di depan orang lain. Kamu akan memandang segala sesuatu itu buruk.

Semua manusia itu sama di depan Allah, lantas kenapa kita menganggap diri sendiri begitu hinanya hanya karena persoalan harta dan jabatan. Janganlah merendahkan diri sendiri, tapi tanamkanlah sifat rendah hati.

4. Meratapi kekurangan kita

Bagaimanapun keadaan kita, mau kaya atau miskin, rupawan atau jelek, tetap kita harus mencintai diri sendiri. Jika kita banyak meratapi kekurangan kita seolah-olah kamu membenci diri sendiri dengan keadaanmu sekarang, kamu sama saja dengan membunuh diri sendiri.

Baca Juga: Seberapa Sempurnanya Orang Lain, Tetap Jadilah Diri Sendiri Meski Banyak Kekurangan

“Kenapa dia begitu cantik, sedangkan aku gemuk, jelek lagi.”

“Andaikan aku terlahir di keluarga kaya raya, aku pasti tidak akan hidup susah seperti ini.”

Allah sudah menciptakan kamu dengan sangat sempurna. Jadi terimalah semua ketentuan dari Allah untuk membuktikan bahwa kamu adalah hamba Allah yang taat dan patuh. Tanpa ketaatan dan kepatuhan, bagaimana bisa kamu menyebut diri kamu sendiri seorang Muslim?

5. Merasa banyak dosa tapi tidak mau melakukan perubahaan

Allah memang suka terhadap hamba-hambaNya yang selalu merasa berdosa tapi dalam perbuatannya dia perlahan-lahan meninggalkan perdosaan. Tapi jika kamu merasa banyak dosa, tapi kamu enggan melakukan perubahan, tetap melakukan maksiat, Allah sangat tidak menyukainya.

Ada alasan kenapa seseorang tidak mau berubah, sebab dia berkecil hati dan merasa dosanya sudah terlanjur banyak, jadi Allah tidak akan mengampuninya. Tanya saja pada diri kamu sendiri, kenapa Allah masih membiarkan kamu hidup sampai sekarang?

Bukan karena kamu belum kaya atau belum punya cucu, tapi agar kamu memiliki kesempatan untuk bertobat. Allah itu Maha Pengampun, sebesar apapun dosa kamu, jika kamu mau sungguh-sungguh bertobat dan merubah prilaku burukmu, Allah pasti akan mengampuni kamu. Janganlah putus asa dari rahmat Allah karena Allah itu samudera ampunan.

Jika kamu terus-terusan menyakiti diri kamu sendiri, bagaimana bisa kamu semangat menjalani kehidupan yang penuh cobaan ini, bagaimana bisa kamu semangat beribadah, dan bagaimana bisa kamu menolong orang lain yang membutuhkan pertolongan?

Baca Juga

To Top