Mozaik

Ini Golongan Orang yang ‘Rumahnya’ Bercahaya Seterang Bintang

golongan orang bercahaya

Ada manusia yang kalau dilihat oleh penduduk langit, rumahnya sangat bercahaya seperti penduduk bumi melihat terangnya bintang di langit.

Siapakah golongan orang yang rumahnya bercahaya itu?

“Penduduk langit dapat melihat cahaya rumah-rumah orang yang rajin berdzikir, sebagaimana penduduk bumi melihat cahaya bintang-bintang (di-langit).” (Abu Hurairah, Uyunul Akhbar, 2/678).

Golongan manusia yang rumahnya bercahaya itu adalah orang-orang yang rajin berdzikir. Dalam kata lain, hatinya selalu mengingat Allah ketimbang apapun.

Rumah dalam keterangan itu maksudnya adalah hati manusia. Rumah yang bercahaya adalah hati orang-orang yang selalu berdzikir atau mengingat Allah.

Baca Juga: Bukan Banyak Uang, Hati Akan Tenang Hanya dengan Mengingat Allah

Penduduk langit, para malaikat, melihat hati orang yang berdzikir seterang bintang. Seperti halnya ketika kita melihat bintang di langit pada malam hari.

Dengan berdzikir, otomatis kita akan mengingat Allah. Dengan banyak mengingat Allah, kita akan terhindar dari perbuatan maksiat.

Hati pun akan merasa tenang dan tentram meskipun banyak permasalahan hidup menghampiri. Dengan hati yang tenang, kita akan menghadapi segala sesuatu dengan bijak.

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah.” (QS: Ar-Ra’d, ayat 28).

Berdzikir bisa membersihkan dosa-dosa. Jika tidak ada satu detik pun dilewatkan tanpa berdzikir, hati pun akan semakin bersih dan semakin bercahaya.

Baca Juga: Apa yang Memang Ditakdirkan Untukmu Tak Akan Pernah Jadi Milik Orang Lain

Oleh karena itu penduduk langit melihat hati orang yang rajin berdzikir seterang bintang di langit. Mereka adalah golongan orang yang pandai menjaga hatinya dari perbuatan dosa.

Rumah yang gelap

Berbeda dengan orang yang jarang berdzikir dan banyak melupakan Allah. Hati mereka tidak ada cahaya yang menerangi seperti malam gelap gulita.

Dosa-dosanya semakin menumpuk, tapi ia tidak pernah berdzikir dan memohon ampunan kepada Allah.

Dia disibukkan oleh urusan dunia sampai hatinya banyak melupakan Allah. Penduduk langit pun melihat rumah mereka seperti rumah yang tidak ada cahayanya, gelap gulita dan menyeramkan.

Maka dari itu, perbanyaklah mengingat Allah, maka hati akan tenang dan dosa-dosa mulai berguguran. Ketika dosa berguguran, cahaya hati akan terpancar sampai terlihat oleh penduduk langit.

You May Like

Loading...
To Top