in

Ini Alasan Mabuk Cinta Termasuk Perbuatan Haram

Ini Alasan Mabuk Cinta Termasuk Perbuatan Haram

Jatuh cinta adalah hal normal yang pasti dialami setiap orang. Cinta itu sendiri merupakan anugrah dari Yang Maha Kuasa agar hati kita tentram dan nyaman bersama orang yang kita cintai. Meskipun pada kenyataannya cinta itu kadang tak harus selalu memiliki.

Ya di antara kalian pasti donk pernah yang namanya dimabuk cinta. Ketika dimabuk cinta, kita kadang bertingkah di luar akal sehat, ngelakuin hal yang tidak semesti dilakuin atau melakukan sesuatu yang konyol demi nama cinta.

Memang sih itu hal normal yang biasa dilakukan orang yang sedang jatuh cinta. Tapi tahu gak kalau dilihat dari sudut pandang Islam, mabuk cinta bisa termasuk perbuatan haram lho. Kok bisa begitu, bagaimana penjelasannya? Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Setiap yang memabukan itu haram sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Setiap yang memabukan adalah haram.” (HR. Al-Bukhari no. 4087).

Kenapa sesuatu yang memabukan diharamkan? Karena bisa menghilangkan akal sehat, lepas kendali hingga nekat melakukan kejahatan.

Baca Juga: 10 Foto Ini Buktikan Tidak Akan Ada Orang yang Mencintaimu Sebesar Ibu dan Ayahmu

Memabukan itu luar maknanya

Perlu dimaknai lagi, sesuatu yang memabukan itu kaitannya tak hanya dengan minuman-minuman beralkohol, tapi masih banyak hal lainnya yang bisa membuat kita mabuk. Salah satunya adalah mabuk cinta.

Ibnu Qayyim rahimahullah menyebutkan di antara dampak buruk dimabuk cinta:

1. Tersibukkan mencintai dan mengingat makhluk melebihi kesibukan mengingat dan berdzikir kepada Allah.

2. Hati tersiksa dengan orang yang dicintai.

3. Jiwa dan raga terasa tertawan dalam buaian kekuasaan ia yang dicintai.

Karena kamu tak bisa mengendalikan cinta, akhirnya kamu dibuat mabuk. Setiap detik, hati kamu lebih banyak mengingat orang yang kamu cintai, ketimbang mengingat Allah yang selama ini selalu menyayangimu.

Karena kamu teramat mencintai dia, hati kamu tersiksa. Kamu takut dia selingkuh, kamu takut dia pergi meninggalkanmu, kamu takut dia tidak mau menerimamu dan kamu takut dia jadi milik orang lain.

Jiwa dan raga kamu terasa dijajah oleh orang yang kamu cintai. Kamu rela melakukan apa saja ketika ia yang dicinta memberikan perintah kepadamu. Meskipun itu membuatmu lelah, tapi kamu tetap melakukannya demi cinta. Pada akhirnya cinta yang salah bisa menjerumuskanmu ke dalam perbuatan maksiat.

Tapi itu bukan berarti kamu tidak boleh jatuh cinta, justru jatuh cinta itu anugrah. Namun yang perlu diperhatikan, jangan sampai kamu tidak bisa mengendalikan diri hingga kamu dimabuk cinta. Intinya jangan sampai cinta kamu kepada makhluk melebihi cinta kepada Allah.

Terlalu mencintai makhluk akan melahirkan kekecewaan dan kebencian, tapi cinta kepada Allah akan melahirkan ketenangan dan ketentraman. Jika cinta kepada Allah dijadikan nomor satu dihatimu, Allah akan memberikan yang terbaik untukmu.

Loading...