in

Ibadah Itu Bukan Soal Dilancarkan Rezeki, Tapi Untuk Mendapatkan Ridho Allah, Uang Barang Ngikutin!

Ibadah Itu Bukan Soal Dilancarkan Rezeki, Tapi Untuk Mendapatkan Ridho Allah
Ilustrasi

Sudah seberapa ikhlas kamu dalam beribadah, apakah sudah benar-benar karena Allah atau masih ketempelan karena ingin dilancarkan rezeki? Jawabannya hanya kamu dan Allah yang tahu.

Namun perlu diketahui, ibadah itu bukan soal dilancarkan rezeki atau ingin dijauhkan dari permasalahan. Ibadah itu adalah sarana untuk mendekatkan diri kita kepada Allah dan ladang untuk mengumpulkan pahala untuk di kehidupan abadi nanti.

Ketika rezeki sedang seret, kadang kita mendadak rajin beribadah. Saat sholat pun kita sampai memelas-memelas ingin dilancarkan kembali rezekinya. Namun ketika Allah melancarkan rezeki kita, kita kembali banyak melupakan-Nya.

loading...

Sholat asal-asalan, jarang berdoa, banyak melupakan Allah karena terlalu sibuk bekerja. Dan ketika Allah kembali menyeretkan rezekinya, dia akan kembali memelas kepada Allah.

Baca Juga: 4 Hikmah yang Jarang Disyukuri Ketika Rezeki Seret

Jika kita bisa mendengar suara Allah, mungkin Allah berkata pada kita, apakah kamu itu ibadah hanya saat rezeki seret saja? Kamu banyak memelas dan berdoa ketika sedang sedikit uang, tapi ketika dikabulkan, kamu kembali melupakan-Ku. Ibadahmu hanya semata-mata karena ingin dilancarkan rezeki, jika kamu mati dalam keadaan seperti itu, kamu akan termasuk dalam golongan orang yang paling rugi.

Oleh sebab itu, Allah terus memberikan kesempatan kepada kita dengan memberikan cobaan kekurangan uang dan barang agar ibadah yang kita lakukan bisa tulus karena-Nya. Tapi sangat sedikit orang yang menyadari sampai sejauh itu.

Semua ibadah yang kita lakukan harus atas dasar nama Allah, karena ingin dosa-dosa kita diampuni dan berharap hanya untuk mendapatkan ridho-Nya.

Baca Juga: 3 Tempat Ini Ajari Kita Untuk Hidup Lebih Baik

Beribadahlah dengan ikhlas, soal urusan rezek pasti ngikutin. Mau sedikit atau banyak, syukurilah dengan lapangan dada. Orang yang bersyukur atas apa yang diterimanya, entah itu yang pahit atau manis adalah ciri-ciri orang yang pasrah. Bukankah Islam itu pasrah dan tunduk pada aturan dan ketentuan Allah?

Jika kamu hidup terus mencari uang, kamu seperti mengejar bayangan sendiri yang tiada akhirnya, kejarlah sesuatu yang pasti yang ada di depanmu, bayangan pasti tetap akan mengikuti kamu.

Kalau kita terlalu mengejar dunia, kita pasti akan melupakan akhirat. Kalau kita mengejar akhirat, dunia tidak akan mungkin kita tinggalkan karena kita masih hidup di alam sementara ini.

loading...
loading...
Loading...
Loading...