in

Cobaan Berat yang Wujudnya Manis, Banyak yang Gagal Melaluinya

Cobaan Berat yang Wujudnya Manis, Banyak yang Gagal Melaluinya
Foto: batamtoday.com

Allah pasti akan memberikan cobaan kepada setiap manusia. Semakin tinggi iman seseorang maka semakin berat cobaan tersebut. Namun kebanyakan dari kita hanya tahu kalau cobaan itu wujudnya pahit, menyakitkan, menyedihkan, dan melelahkan. Tapi perlu diketahui, cobaan itu tak selalu berwujud pahit, ada juga yang berwujud manis.

Di mata orang-orang beriman, cobaan yang wujudnya manis sebenarnya lebih berbahaya lagi dibandingkan dengan cobaan yang pahit. Sebab cobaan yang manis bisa membuat seseorang lalai, lupa dan kebanyakan orang terlalu terlena dalam kenikmatan tersebut.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut simak ulasannya berikut ini tentang cobaan berat yang wujudnya manis. Waspadalah karena banyak yang gagal melalui cobaan ini.

1. Diberikan kekayaan

Diberikan kelebihan dari materi, bukan berarti kita terlepas dari cobaan. Justru kekayaan adalah cobaan yang lebih berat dibandingkan dengan kemiskinan. Karena kekayaan, banyak orang yang tadinya beriman jadi lalai dalam beribadah, tidak tanggung jawab terhadap hartanya, dan tidak seimbang dalam beramal.

Hal itu dikarenakan kita terlalu sibuk mengurus kekayaan, memikirkan bagaimana caranya agar perusahaan tetap maju, sehingga kita lupa akan ibadah dan mengingat Allah. Akibatnya banyak yang sebelum kaya beriman, tapi setelah kaya tidak beriman karena mereka terlalu terbuai kekayaan.

Di sisi lain, diberikan kekayaan, berarti kita diberikan tanggung jawab besar oleh Allah. Kelak di akhirat nanti, kita akan ditanya untuk apa kekayaan kita gunakan, apakah untuk bersenang-senang di dunia atau beramal. Kebanyakan orang kaya tidak seimbang antara amal dan kesenangannya. Hal ini bisa menjerumuskan seseorang ke neraka meskia ia rajin beribadah.

Inilah alasan kenapa kebanyakan para nabi memilih hidup sederhana saja.

2. Memiliki jabatan tinggi

Tahu tidak kalau jadi pemimpin adalah hal yang paling ditakutkan Umar bin Khattab? Ya, Umar takut karena melihat betapa besarnya tanggung jawab jadi pemimpin di depan Allah nanti. Kelak seorang pemimpin akan ditanya oleh Allah apakah ia memimpin berdasarkan hukum Allah atau tidak, apakah ia sudah berlaku adil, amanah, dan akan ditanya soal keputusannya dalam memimpin. Sungguh tanggung jawab yang berat bukan?

Baca Juga: Kenapa Orang Kafir Banyak yang Kaya Raya?

Tapi aneh, sekarang banyak orang yang berburu jabatan setinggi mungkin seolah menganggap enteng jabatan tersebut. Padahal jika dilihat dengan kacamata iman, betapa besarnya tanggung jawab seorang pemimpin.

3. Ketenaran dan popularitas

Banyak orang yang ingin terkenal dan dikagumi banyak orang. Tapi di balik ketenaran dan popularitas, ada cobaan berat yang menanti. Kita akan diuji oleh berbagai macam pujian dari makhluk (manusia), dan di sinilah kebanyakan orang gagal. Kenapa?

Banyak orang tenar yang merasa dirinya pantas dipuji dan selalu berharap ingin dipuji oleh manusia. Ingatlah kalimat “Alhamdulillah” bahwa segala puji itu adalah milik Allah semata. Jika kita merasa pantas dipuji, apakah kita mau menyaingi Allah?

4. Wajah rupawan

Setiap orang pasti ingin memiliki wajah yang tampan atau cantik. Bila seorang rupawan tidak memiliki iman yang kuat, kerupawaannya itu akan mengantarkannya ke dalam perbuatan dosa yang dibenci Allah. Seperti ingin dipuji oleh makhluk, melakukan kemaksiatan dan sombong.

Itulah sedikit dari sebagian banyak cobaan yang wujudnya manis tapi bisa menjerumuskan seseorang ke dalam neraka. Tetap tingkatkan iman dan taqwa agar kita diberikan kewaspadaan terhadap kebenaran.

Loading...
Loading...