in

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 1

Hanya orang beriman yang benar-benar mencintai Allah yang kelak di akhirat akan dimasukan ke dalam surga yang penuh dengan kenikmatan. Mencintai Allah itu memang mudah untuk diucapkan, tapi membuktikannya begitu berat.

Saat kita mendedikasikan diri untuk mencintai Allah dengan melaksanakan semua perintahNya dan menjauhi semua laranganNya, jangan heran bila berbagai macam cobaan berat akan menghampiri kita. Memang seharusnya begitu karena cinta itu butuh pembuktian.

Untuk membuktikan cinta kita pada Allah, kadang kala kita harus meninggalkan kenikmatan dunia, kehilangan orang yang kita cintai, dihina, difitnah dan dimusuhi. Mau tak mau kita harus sabar dan istiqomah menerima semua cobaan tersebut agar kita termasuk golongan yang beriman dan bertaqwa.

Memang sangat berat menempuh perjalanan menuju Allah itu. Tak heran jika kebanyakan orang lebih memilih meninggalkan Allah daripada harus kehilangan kenikmatan dunia.

Padahal mencintai Allah itu tidak akan membuat kita kehilangan segalanya, malah kita akan mendapatkan segalanya, termasuk dunia dan akhiratnya. Hanya saja awalnya selalu pahit, tapi itu hanya sementara dan tak seberapa jika dibandingkan dengan siksaan pedih di neraka.

Baca Juga: Semakin Bertambah Usia, Allah Berikan 7 Pelajaran Berharga Ini

Untuk mengetahui lebih jelas seperti apa gambaran cinta pada Allah itu, lihat gambar ilustrasinya berikut ini:

Seperti apa cinta pada itu?

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 2

Cinta pada Allah membuat Nabi Ibrahim harus rela menyembelih anak yang paling dikasihi.

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 3

Nabi Ibrahim diuji dengan cobaan yang sangat berat. Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya sendiri, Nabi Ismail. Walau sangat berat, Nabi Ibrahim ikhlas melaksanakan perintah tersebut untuk membuktikan cintanya pada Allah. Cinta pada Allah tetap di atas segalanya bagi Nabi Ibrahim, bahkan di atas putranya sendiri.

Karena Allah melihat keikhlasan dalam hati Nabi Ibrahim, Allah pun mengembalikan Nabi Ismail kepada Nabi Ibrahim dan menggantinya dengan kambing.

Cinta pada Allah membuat Nabi Yaqub menangis sampai buta.

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 4

Nabi Yaqub diberikan cobaan dengan dipisahkan dari putranya, Nabi Yusuf. Perpisahan tersebut berlangsung selama hampir 40 tahun. Selama itu pula, Nabi Yaqub terus menangisi putranya hingga membuatnya buta.

Walaupun begitu, Nabi Yaqub tetap sabar dan ikhlas menerima cobaan tersebut. Karena itulah, Allah pertemukan kembali Nabi Yaqub dan putranya.

Nabi Yusuf dibuang oleh saudaranya dan dijadikan budak.

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 5

Nabi Yusuf dibuang oleh sepuluh saudaranya ke dalam sumur karena iri. Dia kemudian dijual kepada kafilah agar dibawa jauh dari tempat asalnya. Yusuf kemudian dijual sebagai budak di Mesir. Yusuf kemudian digoda oleh Zulaikha, tapi Yusuf menolaknya. Namun Yusuf difitnah oleh Zulaikha dan kemudian dijebloskan ke dalam penjara. Yusuf dipenjara selama 12 tahun.

Walaupun sakit rasanya dibuang oleh saudaranya sendiri, dijauhkan dari ayahnya, difitnah dan dipenjara selama 12 tahun, tapi Yusuf tetap ikhlas menerima semua ujian itu asalkan dia tidak kehilangan Allah. Karena itulah, Allah membebaskan Yusuf dari penjara dan menjadikannya penguasa di Mesir.

Nabi Nuh harus rela melihat istri dan anaknya ditenggelamkan.

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 6

Nabi Nuh berdakwah selama ratusan tahun lamanya, dan hanya sedikit yang mengikutinya. Istri dan anaknya bahkan tidak beriman kepada Nabi Nuh. Ketika Allah memerintahkan Nuh untuk membuat bahtera, banyak orang yang menganggapnya gila. Banjir bandang pun datang dan menenggelamkan semua daratan dan manusia di muka bumi.

Hanya Nabi Nuh dan 80 pengikutnya yang selamat naik bahtera. Nabi Nuh sempat berdoa kepada Allah agar menyelamatkan istri dan anaknya, tapi Allah menolaknya karena istri dan anak Nuh tidak beriman. Sungguh berat bagi Nuh melihat istri dan anaknya ditenggelamkan. Tapi Allah menyelamatkan Nuh dan 80 pengikutnya adalah keluarga barunya yang beriman.

Nabi Ayub, manusia paling sabar.

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 7

Nabi Ayub awalnya hidup bahagia bersama istri dan anak-anaknya, dan punya harta. Ketika datang ujian kepadanya, Allah mengambil semua harta Nabi Ayub, mengambil anak-anaknya dan memberikan penyakit kulit yang menutupi seluruh tubuhnya. Dia dipencilkan dan hidup sebatang kara bersama istrinya.

Setelah belasan tahun menderita penyakit parah, istrinya meminta kepada Nabi Ayub agar dia mau berdoa kepada Allah untuk disembuhkan, doanya pasti terkabul karena beliau adalah Nabi. Tapi bagaimana jawaban Nabi Ayub? Beliau menjawab aku diberikan kesehatan selama 70 tahun, aku tidak akan meminta untuk disembuhkan karena masa sakitku masih belum seberapa dengan masa sehatku.

Karena kesabarannya, Allah kemudian berkehendak untuk menyembuhkan penyakit Nabi Ayub. Dan Ayub pun dikaruniai anak-anak yang lebih banyak dan harta yang berlipat dari sebelumnya.

Nabi Muhammad diberikan cobaan berat yang datang bersamaan.

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 8

Kaum kafir pernah mengasingkan Nabi Muhammad dan keluarganya ke sebuah lembah yang sangat panas. Semua makanan diblokade dan kaum muslim banyak yang kelaparan. Pada saat itu pula, Nabi Muhammad kehilangan orang yang paling dicintainya, Khadijah, sosok wanita yang pertama kali menerima Islam dan membela Nabi Muhammad hingga menghabiskan seluruh hartanya. Tak lama kemudian, Nabi Muhammad kehilangan pamannya, Abu Thalib, sosok orang yang selalu membelanya dan melindunginya dari kejahatan kaum kafir.

Nabi Muhammad pernah menyebut waktu ini adalah cobaan terberat. Tapi beliau tetap sabar dan terus berdakwah. Hingga Allah berkehendak memberikan seluruh Mekkah kepada Nabi Muhammad. Setelah kematian Nabi Muhammad, Islam terus menyebar luas ke seluruh dunia.

Bagaimana dengan kita?

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 9

Kita suka mengaku-ngaku Islam, mengaku cinta pada Allah, tapi ketika datang cobaan kecil, kita seolah menyalahkan Allah atas apa yang menimpa kita. Tidak ada ikhlas dan sabar dalam hati kita ketika diberikan cobaan.

Apa hikmah dari semua cerita di atas?

Cinta Pada Allah Itu Memang Berat, Tapi Kamu Akan Mendapatkan Segalanya 10

Ada kesamaan dari semua kisah nabi di atas. Semua nabi mencintai Allah dan taat pada perintah Allah. Semuanya pula diberikan cobaan yang berat. Dan semuanya pula menerima semua ketentuan dari Allah dengan ikhlas dan taqwa. Kemudian Allah berikan mereka sesuatu yang jauh lebih berharga dari sebelumnya.

Kesimpulannya, mencintai Allah itu memang sangat berat ujiannya, seolah kita akan kehilangan segalanya. Namun yakinlah bahwa Allah akan menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih berharga.

Semoga artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke teman-teman kamu!

Loading...
Loading...