in

Banyak Gempa Bumi, Tanda Kalau Kiamat Sudah Dekat

Banyak Gempa Bumi, Tanda Kalau Kiamat Sudah Dekat 1

Selama satu tahun ke belakang, Indonesia sering sekali dilanda bencana alam, seperti gempa, tsunami hingga erupsi gunung berapi. Yang terakhir gempa di Banten dan erupsi Tangkuban Perahu di Bandung.

Pada Agustus 2018, Lombok diguncang gempa berkekuatan 7,7 SR dan tsunami melanda Donggala dan Palu di Sulawesi Tengah pada akhir September lalu. Belum lagi gempa-gempa kecil lainnya.

Tak sedikit masyarakat yang percaya kalau rentetan peristiwa bencana tersebut merupakan tanda kalau kiamat sudah dekat. Namun sebagian menganggap kalau itu hanyalah mitos belaka.

Tapi jika dilihat dari sudut pandang Islam, sering terjadi bencana, terutama gempa bumi memang merupakan salah satu tanda kiamat.

Baca Juga: Sejak Dulu, 5 Negara Ini Selalu Jadi Langganan Gempa Bumi Besar

Ada hadisnya

Hal itu disebutkan dalam hadis dari Abu Hurairah, bahwasannya Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Tidak akan terjadi kiamat, sampai ilmu itu diangkat, waktu semakin pendek, banyak gempa bumi, fitnah meraja lela, dan banyak terjadi al-haraj. ‘Sahabat bertanya, apa itu al-haraj?’ Pembunuhan.” (HR. Bukhari).

Sedikit penjelasan dari hadis tersebut, ilmu diangkat maksudnya banyak ilmu agama Islam yang diselewengkan dan disalahgunakan, waktu terasa pendek sehingga kita merasa satu hari seperti satu jam dan satu bulan seperti satu hari.

Baca Juga: Gedung-Gedung Tinggi di Dubai Tanda Kiamat Sudah Dekat

Dan kemudian banyaknya gempa bumi di mana-mana yang terjadi dalam waktu berdekatan. Apa yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini adalah buktinya.

Jika kita renungkan, gempa dan bencana alam lain adalah peringatan dari Allah agar kita tidak tenggelam dalam kemaksiatan dan terlalu mencintai dunia ini.

Semoga semua bencana yang menimpa Indonesia bisa jadi pelajaran bagi kita semua agar kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Janganlah jadi manusia yang lebih mementingkan urusan dunia ketimbang urusan akhirat. Karena sekeras apapun kita dalam mengumpulkan kekayaan dunia, pada akhirnya kita akan meninggalkannya.

Loading...
Loading...