in

5 Larangan dalam Islam Ketika Suami Istri Berhubungan

Islam itu universal, tak hanya mencakup perkara ibadah kepada Allah, tapi juga mencakup hubungan manusia dengan manusia, yaitu akhlak. Jika Islam benar-benar sepenuhnya diterapkan dalam semua aspek kehidupan, maka kehidupan kita akan berada dalam ketenangan. Termasuk hubungan antara suami istri.

Islam juga mengajarkan bagaimana caranya menjalin hubungan suami istri yang romantis, termasuk saat berjima. Buat pasangan suami istri muslim, ada beberapa larangan dalam Islam saat melakukan hubungan yang harus dipahami agar tidak terjerumus dalam perbuatan dosa. Berikut ulasan lengkapnya.

loading...

1. Jangan melakukan hubungan tanpa berdoa

Banyak suami istri yang lupa membaca doa saat hendak melakukan hubungan. Padahal dengan berdoa Allah akan melindungi kita dan keturunan kita kelak dari godaan setan.

Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang mereka akan menggauli istrinya, hendaklah ia membaca, ‘Bismillah. Ya Allah, jauhkanlan kami dari setan dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami’. Sebab jika ditakdirkan hubungan antara mereka berdua tersebut membuahkan anak, maka setan tidak akan membahayakan anak itu selamanya.” (HR. Muslim).

Baca Juga: 5 Maksiat yang Langsung Dibalas Saat di Dunia

Tak heran jika anak kita suka nakal, susah diatur, rewel, sebab waktu melakukan hubungannya saja tidak pernah berdoa. Mulai dari sekarang, buat para suami istri yang hendak berhubungan, jangan lupa berdoa. Cukup ucapkan bismillah dan berdoalah agar diberi keturunan yang shaleh.

2. Dilarang berhubungan tanpa pendahuluan

Jangan anggap tabu pendahulan atau foreplay sebelum melakukan hubungan. Karena Rasulullah saja menganjurkan pasangan suami istri untuk melakukan pendahuluan sebelum berhubungan.

“Siapapun di antara kamu, janganlah menyamai istrinya seperti seekor hewan bersenggama, tapi hendaklah ia dahului dengan perantaraan.” Selanjutnya, ada yang bertanya: “Apa perantaraan itu?” Rasulullah menjawab, “Yaitu ciuman dan ucapan-ucapan romantis.” (HR. Bukhari dan Muslim).

3. Dilarang menggauli istri saat haid

Sumia dilarang menggauli istrinya yang sedang haid. Pasalnya darah haid itu sangat kotor dan bisa mendatangkan penyakit. Jika terjadi kontak antara keduanya, penyakitnya bisa masuk ke tubuh laki-laki.

“Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: ‘Haid itu adalah kotoran’. Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari perempuan di waktu haid, dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah, ayat 222).

Baca Juga: Inilah Ciri-Ciri Wanita Akhir Zaman yang Sudah Nampak Sekarang

4. Dilarang berhubungan melalui anus

Dari Abu Hurairah Radhiallahu’anhu, bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya.” (HR. Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai).

Dubur atau anus adalah tempat keluarnya kotoran yang bisa membahayakan kesehatan jika seandainya suami-istri melakukan hubungan melalui dubur.

5. Dilarang menyebarluaskan masalah hubungan

Baik suami atau istri, jangan sampai menyebarluaskan masalah hubungan kepada orang lain. “Sesungguhnya di antara manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari Kiamat adalah laki-laki yang menyetubuhi istrinya dan istrinya memberikan kepuasan kepadanya, kemudian menyebarkan rahasia istrinya.” (HR. Muslim dan Abu Dawud).

loading...
Loading...
Loading...