in

5 Gambaran Sakaratul Maut yang Sangat Pedih, Buruan Tobat!

Semua makhluk yang bernyawa pasti akan merasakan yang namanya sakaratul maut. Tak ada seorangpun yang bisa lolos dari kematian. Seperti yang dijelaskan dalam surat Ali Imran ayat 185 yang berbunyi, “Kullu Nafsiin Dazaaiqotul Maut (Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati).”

Proses sakratul maut adalah hal paling menyakitkan dalam hidup ini. Sakit sakitnya saat dicabut nyawa, seseorang bisa kehilangan iman dan Islam pada saat itu juga jika tidak ada pertolongan dari Allah. Hanya orang yang benar-benar beriman dan bertaqwa saja yang bisa melalui sakaratul maut dalam keadaan membawa iman dan Islam.

loading...

Lantas seperti apa gambaran sakitnya sakaratul maut itu? Ada beberapa keterangan shahih yang menggambarkan bagaimana pedihnya sakaratul maut. Berikut penjelasannya yang bisa membuat kita semua merinding.

“Seandainya jenazah yang sedang kalian tangisi bisa bicara sekejap, lalu menceritakan proses sakaratul maut pada kalian, niscaya kalian akan melupakan jenazah tersebut dan mulai menangisi diri kalian sendiri.” (Imam Ghazali mengutp dari Atsar Al Hasan).

Rasulullah SAW bersabda: “Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang.” (HR. Tirmidzi).

Baca Juga: Percakapan Nabi Idris dan Malaikat Izrail Ini Gambarkan Pedihnya Sakaratul Maut

Rasulullah SAW bersabda: “Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang menancap di selembaran kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa bagian kain sutera yang tersobek.” (HR. Bukhari).

“Sakaratul maut ibarat sebatang pohon berduri yang dimasukan ke dalam perut seseorang, kemudian seseorang menarik sekuat-kuatnya sehingga ranting itu pun membawa semua bagian tubuh yang tersangkut padanya dan meninggalkan yang tersisa.” (Imam Ghazali).

“Rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar ke seluruh anggota tubuh sehingga bagian orang yang sedang sekarat merasakan dirinya ditarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat nadi, urat syaraf, persendian, dari setiap akhir akar rambut dan kulit kepala hingga kaki.” (Imam Ghazali).

Begitulah gambaran betapa dahsyatnya sakit yang dirasakan selama proses sakaratul maut. Belum lagi setan akan mengerahkan tenaga terakhirnya untuk menggoda orang muslim selama dicabut nyawa agar dia menggugurkan iman dan Islam nya.

Hanya Allah yang bisa menolong kita saat dicabut nyawa. Lalu, apakah kita sudah mempersiapkan bekal agar layak ditolong Allah ketika sakaratul maut? Mari kita senantiasa memperbaik diri dan memohon ampunan kepada Allah. Dan berdoalah selalu agar dimudahkan ketika menghadapi sakaratul maut kelak.

loading...
Loading...
Loading...