Mozaik

4 Perkataan Sombong Ini Sering Dianggap Sepele dan Biasa-Biasa Saja

4 Perkataan Sombong Ini Sering Dianggap Sepele dan Biasa-Biasa Saja

Sifat sombong sangat dibenci Allah. Iblis saja yang awalnya dari surga sampai diusir karena sombong. Apalagi kita manusia, jangan harap bisa masuk surga jika dalam hati ada kesombongan walau hanya sebesar titik.

Sombong itu ada yang disadari dan ada yang tidak disadari. Masih mending yang disadari, ini yang bahaya tidak disadari karena kita menganggapnya biasa-biasa saja. Biasanya sifat sombong yang jarang disadari itu keluar dari perkataan mulut.

Maka dari itu hati-hatilah saat berbicara kalau tidak mau terjerumus ke dalam perbuatan sombong. Contohnya saja beberapa perkataan sombong ini yang kebanyakan orang menganggapnya sepele. Menurut kita ini biasa-biasa saja, tapi belum tentu menurut Allah.

Baca Juga: Sombong yang Sulit Disadari Itu Ketika Kamu Merasa Paling Benar dan Paling Baik dari Orang Lain

1. “Kalau bukan karena saya…”

Jika kamu merasa ikut andil dalam meraih sesuatu, jangan sekali-kali kamu berbangga pada diri sendiri. Contohnya saja berkata seperti ini, “Kalau bukan karena saya, pasti tidak akan berhasil. Untung ada saya!”

Terdengar sepele, tapi secara tidak sadar kamu sudah mengatakan perkataan sombong yang dibenci Allah. Ingatlah, semua yang kamu raih itu atas izin dan rahmat Allah.

2. “Bisa gini itu karena saya…”

Sama dengan sebelumnya, perkataan ini menunjukkan kalau kamu suka berbangga pada diri sendiri. Jangan berlebihan dalam membanggakan diri sendiri karena kamu akan terjerumus ke dalam kesombongan.

Jangan jadi orang yang merasa paling bisa, paling pintar dan paling alim. Ingatlah, kamu bisa dan pintar itu karena Allah yang memberikan. Tanpa ada izin dari Allah, kamu tidak akan bisa apa-apa.

Baca Juga: Tangisan Pendosa yang Bertaubat Lebih Mulia Dibandingkan Dzikirnya Orang Sombong

3. “Dia tidak ibadah, dia pasti masuk neraka…”

Kamu pasti pernah mengatakan ini dalam hati atau di mulut. Ketika kamu melihat seseorang yang prilakunya buruk dan jarang beribadah, secara spontan kamu berkata dalam hati, “Dia kok tidak ibadah, dia pasti masuk neraka.”

Secara tidak sadar, kamu sudah menghakimi orang tersebut, padahal hanya Allah saja yang berhak menghakimi. Bisa saja orang yang kamu anggap buruk itu suatu saat nanti berubah dan masuk surga. Bisa jadi kamu yang merasa sudah baik malah masuk neraka.

Allah sangat tidak suka pada hamba yang merasa dirinya tidak berdosa dan suka menilai keburukan orang lain. Ini adalah penyakit hati yang bisa membuat hatimu jadi keras.

4. “Jangan nasihati aku, urus saja urusanmu sendiri…”

Orang yang tidak mau menerima nasihat baik dari orang lain adalah orang sombong. Apalagi jika sampai mengatakan, “urus saja urusanmu sendiri.”

Secara tidak langsung, kamu sudah memvonis diri sendiri bahwa kamu sudah merasa jadi orang paling benar dan tidak butuh nasihat orang.

Ingatlah ini, setiap yang kita usahakan dan setiap amal kebaikan yang kita lakukan semata-mata karena keutamaan dan rahmat Allah. Lakukanlah kebaikan hanya karena ingin dipuji Allah, bukan dipuji orang lain. Dan jangan sampai jadi orang sombong karena berbangga diri.

Sahabat Wow Menariknya, jangan sampai mulut kalian mengucapkan perkataan di atas. Jangankan di mulutmu, di dalam hati juga jangan sampai.

To Top