Mozaik

4 Perkara Ini Begitu Ditakuti Padahal Itu Baik Untukmu

4 Perkara Ini Begitu Ditakuti Padahal Itu Baik Untukmu

Sesuatu yang kamu benci dan kamu takuti belum tentu buruk untukmu, bisa jadi itu sangat baik untukmu. Hanya saja kamu tidak menyadarinya karena kamu terlalu banyak mengikuti hawa nafsu.

Sesuatu yang dianggap baik menurut nafsumu belum tentu baik untuk fitrahmu, dan sesuatu yang kamu anggap buruk menurut nafsumu, belum tentu buruk untuk fitrahmu.

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 216).

Kebanyakan manusia itu membenci sesuatu yang sebenarnya baik untuknya. Berikut ini beberapa perkara yang umumnya ditakuti dan dibenci manusia, padahal itu sangat baik untuk kita.

Baca Juga: 5 Amalan Ringan yang Dapat Menghapus Dosa Besar

1. Maut

Kebanyakan orang takut meninggal dengan berbagai macam alasan. Ada yang alasannya belum menikah, belum kaya atau merasa hidupnya masih muda.

Padahal menurut Rasulullah maut itu lebih baik untuk kita karena melepaskan kita dari kesestan dan kersyirikan. Belum tentu kita tetap beriman jika diberikan umur panjang. Selain itu maut bisa melepaskan kita dari penderitaan dunia yang menyiksa.

Setelah meninggal, hanya ada dua pilihan tempat yang akan kamu tinggali, yaitu surga dan neraka. Jika masuk surga, selamanya kamu akan mendapatkan kebahagiaan tanpa ada setitikpun penderitaan. Jika masuk neraka, selamanya kamu akan mendapatkan kesengsaraan tanpa ada setitikpun kebahagiaan.

2. Sedikit harta

Kalau kita ditanya mau kaya atau miskin, pasti jawaban kita semua ingin kaya. Kita takut miskin karena takut hidup sengsara, menderita dan jauh dari kebahagiaan. Padahal kebahagiaan itu letaknya bukan ada pada tumpukan harta.

Ketika banyak harta, kebanyakan orang suka melupakan urusan ibadah karena terlalu fokus pada dunia. Namun ketika harta sedikit, mendadak kita ingat lagi sama ibadah dan ingin berdoa lagi. Selain itu, sedikit harta bisa memperingan hisab. Bukankah itu baik untukmu? Tapi kenapa kita suka takut ketika harta berkurang?

Meskipun demikian bukan berarti kita harus miskin, carilah kekayaan untuk modal kamu mencapai kebahagiaan akhirat. Karena dengan banyak harta, kamu bisa lebih banyak beramal. Tapi ingat, mau kaya atau miskin, tetaplah jadi orang yang bersyukur.

Baca Juga: Pecinta Dunia Akan Terus Merasakan 3 Penderitaan Ini Seumur Hidupnya

3. Sakit

Tidak ada satu orangpun di dunia ini yang ingin sakit. Akan tetapi, ketika kita diberikan penyakit, jauh dalam lubuk hatimu suka ada perasaan kesal atau tidak menerima kenyataan yang ada. Jangan dilihat oleh nafsu, tapi lihatlah sisi baiknya.

Penyakit itu bisa mengingatkanmu akan kematian sehingga kamu mau kembali lagi ke jalan yang benar. Penyakit juga bisa menggugurkan dosa-dosa kamu jika kamu ikhlas menerimanya.

“Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkan, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya.” (HR. Muslim).

4. Takut akan penilaian buruk dari orang lain

Tanya pada diri kamu sendiri, apakah kebaikan yang kamu lakukan sudah sepenuhnya ikhlas karena Allah, atau masih ada sedikit rasa ingin dinilai baik oleh orang lain?

Ya, kebanyakan orang suka dibuat gelisah dan resah oleh penilaian buruk orang lain. Padahal cacian, makian dan hinaan orang lain itu bisa memotivasimu jadi orang yang lebih baik jika kamu ikhlas menerimanya. Selama itu tidak melanggar aturan Allah, meskipun seluruh orang di dunia ini menyalahkanmu, tetaplah berpegang teguh.

Jangan risaukan perkataan buruk orang lain karena mereka tidak akan membantumu. Carilah pujian dari Allah, dan jauhi pujian dari makhluk.

You May Like

To Top