in ,

4 Kaum Durhaka yang Dimusnahkan Allah

4 Kaum Durhaka yang Dimusnahkan Allah
Foto: wikipedia.org

Pada zaman Nabi Nuh, Allah SWT pernah menurunkan azab dalam skala global kepada seluruh umat manusia berupa banjir bandang. Hanya umat Nabi Nuh yang naik kapal ketika itu yang selamat dari bencana mengerikan ini. Azab tersebut diturunkan Allah karena manusia sudah terlarut dalam perbuatan dosa.

Setelah zaman Nabi Nuh, ada beberapa kaum yang juga dimusnahkan Allah karena mereka ingkar dan tidak mau beriman. Allah menurunkan bencana mengerikan kepada kaum-kaum tersebut sampai menyapu bersih semua penduduknya. Hanya orang beriman ketika itu yang diselamatkan oleh Allah.

Berikut Wow Menariknya berhasil menghimpun kisah-kisah kaum durhaka yang dimusnahkan oleh Allah SWT karena mereka gemar berbuat dosa dan enggan beriman.

1. Kaum Sodom

Foto: patheos.com

Kota Sodom dan Gomora merupakan kisah populer yang bersumber dari kitab-kitab suci. Kaum Sodom dikenal suka melakukan perbuatan maksiat. Semua pria di sana suka melakukan hubungan sesama jenis, begitupun dengan perempuannya.

Nabi Luth kemudian diutus ke kota tersebut untuk mengajak penduduk bertobat dan beriman kepada Allah. Hanya sedikit yang mau mengikuti ajakan Nabi Luth, sementara sisanya malah membangkang dan tetap gemar bermaksiat.

Nabi Luth pun kemudian berdoa kepada Allah agar kaum Sodom diberikan azab yang mengerikan karena mereka tidak mau beriman. Allah pun mengabulkan doa Nabi Luth dengan mengirimkan tiga malaikat yang menyamar sebagai manusia.

Tiga malaikat itu sempat bertemu dengan Nabi Ibrahim dengan membawa kabar gembira atas kelahiran Nabi Ishaq dan memberitahu bahwa Allah akan menurunkan azab kepada kaum Sodom.

“Ibrahim bertanya: ‘Apa urusanmu hai para utusan?’ Mereka menjawab: ‘Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth), agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah, yang ditandai disisi Tuhanmu untuk membinasakan orang-orang yang melampaui batas’.” (QS. Adh-Dhariyat: ayat 31-34).

Kemudian malaikat-malaikat itu memberitahu Nabi Luth untuk segera meninggalkan Kota Sodom karena akan segera dimusnahkan oleh Allah. Malaikat itu juga berpesan kepada Nabi Luth untuk tidak menoleh ke belakang saat dalam perjalanan.

Namun istrinya yang tidak beriman melanggar perintah tersebut hingga akhirnya ia ikut musnah bersama kaum Sodom. Dalam Alquran digambarkan kalau Kota Sodom dihancurkan dengan cara dihujani batu berapi dan diguncang gempa dahsyat sampai menjungkirbalikan Kota Sodom.

2. Kaum Aad

Foto: duniadankisahnya.com

Jauh sebelum peristiwa di Kota Sodom, umat Nabi Hud, yakni kaum Aad juga ditimpa azab mengerikan oleh Allah sampai memusnahkan semua penduduknya.

Suku Aad merupakan suku tertua Nabi Nuh. Mereka diberikan kehidupan yang makmur, tanah yang subur dan panen yang melimpah. Namun mereka tidak beriman kepada Allah SWT. Mereka malah menyembah patung-patung yang diberi nama Shamud dan Alhattar.

Kemudian Nabi Hud diutus untuk mengajak kaum Aad menyembah Allah dan meninggalkan sesembahan berhalanya. Namun mereka malah membangkang dan menganggap bahwa berhala merekalah yang telah memberikan rezeki.

Nabi Hud tidak berputus asa dan terus mengajak kaum Aad untuk menyembah Allah. Namun kebanyakan dari mereka membangkang, dan hanya sedikit yang percaya kepada Nabi Hud.

Karena sombong, Allah pun menurunkan azab kepada kaum Aad berupa angin topan yang dahsyat. Selama tujuh hari tujuh malam, angin tersebut terus menerus menghancurkan segalanya sampai semuanya rata dengan tanah. Tidak ada satu pun yang selamat ketika itu kecuali Nabi Hud dan umatnya yang diselamatkan oleh Allah SWT.

3. Kaum Tsamud

Foto: ilmusiana.com

Nabi Saleh diutus kepada kaum Tsamud untuk mengajak mereka menyembah Allah Yang Maha Esa dan tidak menyekutukannya. Namun kaum Tsamud tidak mempercayainya dan lebih memilih untuk menyembah berhala.

Kemudian mereka menantang Nabi Saleh untuk membuktikan Kerasulannya. Salah satu di antara mereka berkata, “Jika kau adalah Rasul Allah, dapatkah kau mengeluarkan seekor unta betina hamil dari batu ini?”

Keesokan harinya Nabi Saleh pergi ke gunung tempat batu itu berada. Para kaumnya berkumpul di sana. Kemudian Nabi Saleh berdoa dan tak lama kemudian munculah seekor unta betina yang sedang hamil dari batu yang pecah. Mukjizat itu membuat sebagian keil kaum Tsamud memutuskan mengikuti Nabi Saleh dan menyembah Allah.

Unta betina itu kemudian melahirkan seekor unta jantan. Dia selalu mengikuti ibunya kemanapun pergi. Nabi Saleh berpesan kepada kaum Tsamud untuk menjaga unta ini baik-baik dan jangan membunuhnya.

Namun ada golongan orang kaya dari kaum Tsamud yang berencana membunuh unta betina itu dan anaknya. Hingga akhirnya mereka melaksanakan niat jahatnya dan berhasil membunuh induk dan anak unta itu. Mereka tidak mau minta maaf kepada Nabi Saleh dan malah berniat membunuhnya.

Tak lama kemudian azab Allah segera datang menimpa kaum Tsamud yang ingkar. Bumi yang mereka pijak bergetar hebat sampai menghancurkan mereka semua dalam waktu sekejap. Hanya Nabi Saleh dan umatnya yang diselamatkan oleh Allah dari azab itu.

4. Kaum Pompeii

Foto: historyly.com

Pompeii adalah kota zaman Romawi kuno yang terletak di dekat kota Napoli, Italia. Menurut catatan sejarah, kota ini nyaris sama kasusnya dengan kota Sodom dan Gomora, dimana penduduknya gemar bermaksiat.

Kemaksiatan di kalangan penduduk Pompeii sudah menjadi-jadi. Tak ada rasa malu di antara mereka melakukan tindakan tak senonoh. Hingga akhirnya kota ini musnah oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M.

Tidak ada yang selamat dari bencana mengerikan ini. Letusan tersebut membuat seluruh penduduk Pompeii terbakar hangus dan menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali secara tidak sengaja.

Ketika tim arkeolog melakukan penggalian di bekas reruntuhan Kota Pompeii, mereka menemukan jasad-jasad masyarakat Pompeii membeku oleh abu vulkanik. Mirisnya, jasad-jasad tersebut ditemukan dalam posisi sedang melakukan maksiat. Allah mengabadikan kemaksiatan mereka untuk jadi peringatan kepada kita semua.

Itulah beberapa kisah kaum durhaka yang dimusnahkan Allah akibat perbuatan dosa mereka yang sudah melampaui batas. Semoga bisa jadi bahan rneungan untuk kita semua.