in

4 Hal Sepele Ini Bisa Menghapus Amal Saleh Seperti Debu Ditiup Angin

Hal sepele penghapus amal saleh

Kelak di akhirat nanti, banyak umat Muslim yang rajin beribadah tapi pada akhirnya masuk neraka. Salah satu penyebabnya adalah karena mereka suka berbangga diri dengan semua amal yang dilakukannya dan juga suka menganggap sepele dosa-dosa kecil.

Banyak perbuatan yang terlihat biasa-biasa saja seperti tak dosa, tapi sebenarnya itu dianggap dosa yang besar. Tak sedikit umat Islam yang suka menganggap enteng perbuatan tersebut seolah dirinya merasa tidak melakukan dosa. Hal itulah yang bisa menghapus seluruh amal saleh jika tak segera tobat.

Jangan pernah menganggap sepele dosa-dosa kecil karena bisa menghapus amal saleh dalam sekejap seperti debu ditiup angin yang besar. Berikut beberapa hal sepele yang sering dianggap tidak dosa padahal bisa mengahpus amal kamu.

loading...

1. Riya atau sombong

Suka melakukan perbuatan baik dengan niat ingin dipuji oleh orang lain tidak akan berbuah jadi amal saleh, malah akan berbalik jadi perbuatan dosa. Allah SWT sangat tidak menyukai sifat sombong meskipun seseorang tidak mengucapkannya dan hanya menyimpannya dalam hati.

Bahkan dalam satu keterangan hadis, tidak akan masuk surga seseorang jika ada sombong dalam dirinya walau sebesar biji sawi.

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim no. 91).

Baca Juga: Ini Rata-Rata Umur Manusia Menurut Nabi Muhammad SAW

2. Membicarakan keburukan orang lain

Hati-hati buat yang suka ngegosip karena ini adalah termasuk perbuatan tercela di depan Allah. Membicarakan keburukan orang lain dengan niat untuk menyebarkannya dan untuk mencela orang bersangkutan termasuk dosa besar tapi tidak disadari. Banyak yang menganggap sepele perbuatan dosa ini dan bahkan sebagian orang terlihat asyik ketika membicarakan orang lain.

Jika tidak segera menghentikan kebiasaan buruk ini, tak peduli kamu rajin sholat dan ibadah lainnya, maka semua itu hanya sia-sia saja.

3. Suka menilai kejelakan orang lain

Suka menilai kejelekan orang lain walau hanya dalam hati saja dosanya sama saja dengan membicarakan keburukan orang lain di depan banyak orang. Misalnya saja kamu melihat seseorang tidak pergi ke masjid pas waktu adzan dan orang tersebut malah diam saja di rumah, lalu kemudian kamu mencelanya dalam hati, “Dia itu pria atau wanita sih, gak pernah ke masjid, mening pake mukena saja.”

Baca Juga: Bukan yang Kafir, Ini Golongan Orang Paling Jahat di Muka Bumi

Waspadalah, suka menilai dan menyimpan kejelekan orang lain dalam hati bisa menghanguskan seluruh amal saleh kamu. Karena ini termasuk penyakit hati yang harus diberantas. Sebelum menilai keburukan orang lain, lihatlah keburukan diri sendiri. Karena umumnya manusia itu pandai dalam menilai keburukan orang lain, tapi bodoh dalam menilai keburukannya sendiri.

4. Merasa tidak berdosa dan yakin masuk surga hanya karena rajin ibadah

Setan itu sangat pandai dalam menjerumuskan seseorang ke dalam perbuatan dosa. Salah satunya dengan membisikan suara ke dalam hati bahwa kamu seperti orang yang tidak berdosa karena rajin beribadah. “Kamu itu rajin beribadah, kamu bersih dari dosa, kamu pasti masuk surga,” kata setan.

Waspadalah, ketika ada perkataan dalam hati bahwa diri kita sama sekali tidak memiliki dosa dan merasa akan masuk surga hanya karena rajin beribadah, dia bisa termasuk ke dalam golongan orang yang merugi kelak. Sebab dia secara tak sadar sudah sombong.

“Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi.” (QS: Al-A’raf, ayat 99)

Rasulullah saja yang dijamin masuk surga dan tingkat keimannya paling tinggi serta tidak pernah melakukan perbuatan dosa, selalu menangis ketika sholat memohon ampunan kepada Allah. Apalagi kita yang melakukan perbuatan dosa lebih sering dari berkedip?

Selain itu, masih banyak dosa-dosa lainnya yang sering dianggap sepele tapi dianggap besar oleh Allah. Berlindunglah dan takutlah kepada Allah, karena kita manusia tidak daya upaya tanpa bantuan dari-Nya.

loading...
loading...
Loading...
Loading...