in

4 Contoh Prilaku Sombong yang Jarang Disadari

4 Contoh Prilaku Sombong yang Jarang Disadari
Ilustrasi (Foto: aitp.org)

Dalam Islam, sombong merupakan sifat yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Banyak ayat dan hadis yang menerangkan betapa murkanya Allah kepada orang-orang yang sombong dan suka membanggakan dirinya sendiri.

“Dan janganlan kamu memalingkan mukamu dari manusia dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Luqman: 18)

Iblis saja sampai diusir dari surga karena sifat sombongnya yang menganggap bahwa dirinya lebih mulia dari Adam. Apalagi manusia yang belum pernah melihat surga, jelas tidak akan masuk surga bagi seorang Muslim yang menyimpan kesombongan dalam dirinya meskipun sangat kecil.

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim no. 91)

Oleh sebab itu kita harus waspada dan senantiasi rendah hati agar terhindar dari sifat sombong. Berikut ini ada beberapa contoh prilaku sombong yang jarang disadari. Kebanyakan orang malah menganggapnya sah-sah saja.

1. Suka menilai kejelekan orang lain

Allah paling tidak suka sama manusia yang pandai dalam mengkoreksi kesalahan orang lain dan bodoh dalam mengkoreksi kesalahan diri sendiri. Sifat seperti ini bisa termasuk dalam kategori sombong karena secara tidak langsung kita menganggap bahwa diri kita lebih baik dari orang bersangkutan. Padahal di hadapan Allah itu kita tak lain adalah manusia biasa yang penuh dengan dosa dan tak luput dari kesalahan.

Maka dari itu, jadilah seorang mukmin yang bodoh dalam mengkoreksi kesalahan orang lain dan pintar mengkoreksi kesalahan diri sendiri.

2. Suka membanggakan diri sendiri walau dalam hati

Membanggakan diri sendiri atas keunggulan yang dimiliki juga termasuk sifat sombong. Meskipun tidak diucapkan secara lisan, membanggakan diri sendiri hanya dalam hati saja juga termasuk sifat takabur yang sangat tidak disukai Allah.

Ingatlah semua keunggulan dan semua yang kita miliki di dunia ini tidak patut kita banggakan, karena semuanya adalah milik Allah dan kita tidak memiliki apa-apa selain dititipkan hak-hak Allah.

3. Menilai ibadah orang lain

Kadang sebagian Muslim ada yang merasa bahwa ibadahnya-lah yang paling baik dibandingkan dengan orang lain karena merasa paling tahu dalam ilmu agama. Hingga akhirnya timbul sifat suka menilai ibadah orang lain, sementara ibadahnya sendiri tidak diperhatikan.

Yang menentukan diterima atau tidaknya ibadah seseorang bukan manusia, hanya Allah yang berhak menentukannya. Jika kita suka memvonis ibadah orang lain tanpa ada sebab yang jelas, itu berarti Anda sudah merampas hak Allah secara tidak sadar.

Baca juga: 5 Penemuan Mutakhir Yang Ditemukan Tokoh Islam

4. Memvonis celaka seseorang

Ini kasusnya hampir sama dengan yang sebelumnya, bedanya ini ditujukan kepada orang-orang yang tidak beribadah. Ketika ada hamba Allah yang ahli ibadah tapi dia menganggap buruk orang lain yang tidak beribadah, secara tak sadar orang tersebut sudah berprilaku sombong.

Contohnya Anda berkata seperti ini dalam hati, “Kasihan engkau Fulan, kau itu pintar, baik dan ramah, tapi sayang kamu tidak sholat.”

Atau seperti ini, “Orang itu tidak sholat, kerjaannya cuma mabuk dan judi, celaka nanti engkau di akhirat.”

Coba renungkan, meskipun diucapkan dalam hati, secara tidak sadar Anda sudah memvonis mereka akan masuk neraka. Sedangkan yang menentukan masuk neraka atau surga hanyalah Allah SWT.

Umar bin Khattab dulu pernah bekata kepada sahabatnya yang tadinya jahiliyah kemudian memeluk Islam. Beliau berkata kepada sahabatnya untuk jangan berkecil hati atas apa yang dilakukan dulu sebelum memeluk Islam, sebab banyak golongan orang yang rajin beribadah dari awal tapi pada akhirnya masuk neraka karena mereka suka berbangga-banggaan, tapi ada banyak pula yang tadinya pendosa kemudian berubah jadi orang yang beriman dan masuk surga.

Jadi, siapa tahu orang yang Anda cap akan celaka itu kelak akan berubah jadi orang beriman dan kemudian masuk surga. Oleh sebab itu, hati-hatilah dalam berkata meskipun hanya dalam hati. Untuk terhindari dari sifat sombong, selalu berlindung kepada Allah dan berprilaku rendah hati karena semua yang kita miliki hanyalah titipan Allah.

Loading...
Loading...