Mozaik

4 Amalan Ringang Abu Bakar yang Bisa Menjadikan Kita Ahli Surga

4 Amalan Ringang Abu Bakar yang Bisa Menjadikan Kita Ahli Surga

Surga adalah tempat di akhirat yang penuh dengan kenikmatan melebihi dari apa yang ada di dunia. Mereka yang telah menjadi ahli surga tentu selalu beriman dan senantiasa mengerjakan perintah Allah SWT.

Allah SWT Maha Pengampun, pastinya setiap manusia pernah berbuat kesalahan, baik itu disengaja atau tidak, jika kamu memohon ampun, Allah SWT pasti akan mengampuni kesalahan itu. Jika kamu seringkali melakukan kesalahan dan berdusta, Allah SWT akan menegurmu dengan cara-Nya. Tapi, disaat kamu sering mengabaikan tegurannya dan tidak mau mengubah kesalahan itu menjadi lebih baik, maka di akhiratlah kamu akan menerima ganjarannya.

Maka dari itu, untuk bisa mencapai tempat terbaik di akhirat, kamu perlu melakukan amalan-amalan yang insyaallah bisa menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.

Lalu, amalan apa saja sih yang harus dilakukan agar bisa menjadi penghunia surga?

Baca Juga : 4 Dosa Besar yang Sering Dianggap Remeh

1. Puasa Senin dan Kamis

Melakukan puasa Senin dan Kamis dianggap bisa menjadi jalan menuju surga. Sebab, pada hari-hari itu pintu-pintu surga akan dibuka dan setiap dosa yang telah dilakukan akan mendapatkan pengampunan dari Allah SWT.

Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda:

“Pintu-pintu surga dibuka pada Senin dan Kamis. Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun akan diampuni dosa-dosanya, kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan, ‘Tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengampunan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai, tundalah pengam-punan terhadap kedua orang ini sampai keduanya berdamai.” (HR. Muslim)

Selain berpuasa di Senin dan Kamis, rupanya ibadah ini sangat bermanfaat sebagai amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW.

2. Menjenguk kerabat yang sakit

Ini adalah amalan utama yang sangat bernilai. Meskipun kita datang tanpa membawa apa pun, kehadiran kita bagi mereka yang sakit tentu akan memberikan semangat baginya untuk sembuh.

“Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim yang lain di pagi hari melainkan 70.000 malaikat bershalawat atasnya, memintakan ampun untuknya hingga ia berada di sore hari. Dan jika ia menjenguknya di sore hari maka 70.000 malaikat bershalawat atasnya, memintakan ampun untuknya hingga ia berada di pagi hari. Dan ia akan memperoleh buah-buahan yang akan dipetik di dalam surga kelak.” (HR. Tirmidzi)

3. Bertakziah

Pentingnya amalan takziah juga sangat berarti bagi keluarga yang ditinggalkan. Ini adalah bentuk amalan ringan yang bisa dilakukan saat ada kerabat Muslim yang tengah dirundung musibah kematian. Efek dari bertakziah juga sangat dahsyat bagi keluarga yang tinggalkan.

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berkata, “Sesungguhnya Allah-lah yang mengambil. (Sebab) Dia-lah yang memberi dan di sisi-Nya, segala sesuatu memiki ajal tertentu,” di saat ada yang meninggal.

4. Memberi makan orang miskin

Inilah amalan ringan lainnya yang bisa dilakukan oleh siapa saja. Memberikan sedikit makanan yang kita punya kepada mereka yang tengah kelaparan, selain mengenyangkan tetapi juga menguatkan mata batin persaudaraan. Mereka juga tentu akan merasa bahwa ada orang yang masih peduli di saat merasa kesulitan hidup yang tengah dihadapi.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al Insan ayat 9 yang artinya:

“Sesungguhnya Kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allah, Kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.”

Nah, keempat amalan-amalan ringan tersebut adalah amalan kebaikan yang dicontohkan oleh Abu Bakar sebagai ahli surga yang bisa kita lakukan untuk menjadi penghuni surga.

Rasulullah SAW bertanya, “Siapa di antara kamu yang berpuasa hari ini?”

“Aku,” jawab Abu Bakar.

Rasulullah SAW bertanya lagi, “Siapa di antara kalian yang telah mengikuti pemakaman hari ini?”

Abu Bakar RA menjawab lagi, “Aku.”

Lagi, Rasulullah bertanya, “Siapa di antara kalian yang memberi makan orang miskin hari ini?”

Lagi dan lagi, Abu Bakar menjawab, “Aku.”

Rasulullah SAW kembali bertanya, “Siapakah di antara kalian yang menjenguk orang sakit hari ini?”

Dan untuk terakhir kali pula Abu Bakar menjawab, “Aku.”

Kemudian Rasulullah SAW berkata, “Jika terkumpul seluruh amalan pada seseorang (seperti ini), niscaya ia akan masuk surga.”

Itulah amalan ringan Abu Bakar yang bisa dilakukan dengan amalan di satu hari. Dengan niat dan ketulusan, kita pasti bisa melakukan amalan-amalan itu.

To Top