in

3 Hal yang Membuat Umar bin Khattab Ditakuti Setan

Umar bin Khattab adalah salah satu dari empat sahabat Nabi yang paling terkenal. Beliau dikenal sebagai sosok sahabat yang sangat tegas, kuat dan ditakuti oleh kaum kafir ketika itu. Meskipun memiliki karakter yang keras, tapi Umar memiliki pribadi yang lemah lembut. Nabi Muhammad pun memberikan julukan Al-Faruq kepada Umar, yang artinya orang yang bisa memisahkan mana kebatilan dan mana kebenaran.

Meskipun sempat memusuhi Nabi, tapi setelah masuk Islam, tingkat keimanan dan keyakinan Umar benar-benar sangat teguh. Umar habis-habisan dalam membela Islam ketika itu, termasuk mengurbankan setengah hartanya. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a, Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setan lari ketakutan jika bertemu Umar.”

Karena tingkat keimanan Umar sudah begitu kokoh, setan pun tidak berani menggodanya. Jika bertemu Umar di jalan, maka setan lebih memilih jalan lain. Padahal setan itu memiliki sifat pantang menyerah. Setan akan terus berusaha menggoda manusia sampai ia benar-benar celaka. Tak peduli seberapa kuat  iman seseorang, setan tetap akan menggodanya. Lalu apa yang membuat setan takut sama Umar, sampai tidak berani menggodanya?

loading...

Baca Juga: Ini Ayat Al-Quran yang Membuat Umar bin Khattab Masuk Islam

1. Tingkat keyakinan sudah sangat kokoh

Setelah masuk Islam, Umar bin Khattab benar-benar istiqomah dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang muslim. Keyakinannya pada Allah dan agamanya sudah tak tergoyahkan lagi meskipun rintangan besar menghadangnya. Buktinya, ketika Umar masuk Islam, dia memberitahu semua kaum Quraisy bahwa dia sudah masuk Islam. Padahal orang lain lebih memilih sembunyi-sembunyi masuk Islam karena takut disiksa. Tapi Umar tidak, dia dengan lantang memberitahu semua petinggi Quraisy bahwa dirinya sudah memeluk agama Nabi Muhammad.

Kemudian ketika hijrah dari Mekah ke Madinah. Ketika umat Muslim banyak yang pergi secara sembunyi-sembunyi, Umar tidak. Dia malah sholat di dekat Ka’bah sambil dikelilingi kaum kafir ketika itu. Setelah sholat, Umar mengatakan kepada semua orang di sana bahwa dia akan hijrah ke Madinah. Umar juga menantang jika ada yang berani menghalanginya, dia harus siap kehilangan nyawanya. Ketika itu, tidak ada seorangpun yang berani menghadang Umar.

Sifat Umar tersebut bukanlah sifat sombong, tapi Umar sengaja melakukannya untuk membuktikan keyakinannya kepada Allah. Di sisi lain dia memiliki perawakan yang tinggi dan handal dalam bertarung. Maka tak heran jika Umar diberi kelebihan dalam soal keberanian oleh Allah. Umar hanya ingin menunjukkan kalau umat Islam sangat kuat sekaligus ingin menurunkan mental orang kafir.

2. Tidak tergoda duniawi

Salah satu hal yang membuat banyak umat Islam terjerumus dalam perbuatan dosa dan melalaikan ibadah karena dia terlalu sibuk oleh urusan duniawi. Setan paling suka sama orang yang amat mencintai kesenangan dunia.

Tapi berbeda dengan Umar, beliau tidak tergoda sama sekali oleh duniawi. Ketika mengalami kekalahan dalam Perang Uhud, Umar bahkan menyumbangkan setengah hartanya untuk umat Islam dan Abu Bakar seluruh hartanya. Tidak ada urusan dunia, baik itu harta, wanita dan tahta yang dapat menggoyahkan keyakinan Umar. Ketika jadi khalifah saja, seluruh kekayaan Umar malah habis digunakan untuk membantu rakyat, jauh berbeda dengan sifat pemimpin zaman sekarang.

Baca Juga: Kisah Haru Kepemimpinan Umar bin Khattab yang Patut Ditiru

3. Sosok pemimpin yang adil dan bijaksana

Umar dikenal sebagai pemimpin yang adil dan bijaksana. Beliau sangat tegas dalam menjalankan hukum Allah. Maka tak heran jika negara yang ia pimpin berada dalam kemakmuran.

Meskipun dia adalah seorang pemimpin, tapi Umar selalu turun tangan dalam mengurus rakyatnya. Dia suka berjalan di malam hari didampingi oleh sahabatnya, berkeliling melihat keadaan rakyatnya. Jika Umar melihat ada yang kesusahan, maka keesokan harinya orang tersebut akan diberi makan. Beliau juga tak akan segan-segan menghukum orang-orang yang dzalim, meskipun orang tersebut adalah keluarganya, anaknya, pejabatnya atau sahabatnya sendiri. Bagi Umar, hukum Islam adalah hal yang harus diutamakan

Meskipun Umar dikenal sangat tegas dan keras, tapi beliau begitu dicintai rakyatnya karena sebenarnya beliau sangat lemah lembut dan baik hati. Sifat tegasnya hanya akan keluar ketika harus menegakan hukum Allah.

Karena tiga hal itulah, Umar begitu ditakuti oleh setan. Sebab setan tahu kalau dia tidak akan bisa menggoda Umar walaupun hanya sedikit.

loading...
Loading...
Loading...