in

Tragis, 4 Negara Ini Bangkrut Karena Korupsi yang Merajalela

Banyak faktor yang menyebabkan suatu negara mengalami kebangkrutan. Salah satunya karena kasus korupsi yang merajalela. Seperti yang kita ketahui, korupsi menyebabkan negara mengalami defisit yang memaksa pemerintah untuk meminjam uang dari kreditur.

Logikanya, semakin menumpuk utang, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan negara untuk membayarnya. Jika biaya yang dikeluarkan negara untuk membayar utang semakin besar, otomatis anggaran di dalam negeri akan berkurang yang menyebabkan krisis ekonomi. Jika korupsi tidak bisa diatasi, utang pun akan semakin bertambah.

Membengkaknya utang bisa menyebabkan krisis ekonomi yang sangat parah dan pada akhirnya menyebabkan kebangkrutan. Empat negara berikut ini adalah contohnya. Negara-negara ini mengalami kebangkrutan karena terlalu banyak utang yang disebabkan oleh praktik korupsi dan suap yang merajalela.

loading...

1. Ekuador

Foto: CNN

Pemerintah Ekuador menyatakan tak mampu membayar utangnya kepada para kreditur pada tahun 2008 lalu. Hal itu dinyatakan sendiri oleh presiden Ekuador ketika itu, Rafael Correa. Alasannya karena utang negara ini sudah terlanjur besar, yakni sekitar 3,2 miliar dolar AS. Diperparah lagi dengan maraknya korupsi yang membuat Ekuador nyaris bangkrut.

Baca Juga: Ini 3 Aturan Ketat yang Bikin Pejabat China Takut Korupsi

2. Zimbabwe

Foto: The National

Tercatat utang Zimbabwe mencapai 4,5 miliar dolar AS pada tahun 2008. Pemerintah berusaha untuk membayar utang negara, tapi semua usaha sia-sia. Kemudian pada tahun 2009, Zimbabwe mengalami kebangkrutan. Salah satu faktor utama penyebab negara ini sangat miskin hingga menumpuk utang karena maraknya kasus korupsi di kalangan para pejabat.

3. Argentina

Foto: Arrahmah News

Argentina pernah masuk dalam kategori negara paling bangkrut di dunia. Hal itu dikarenakan kasus korupsi besar-besaran yang membuat negara ini tidak mampu membayar utangnya. Tercatat utang Argentina per 2014 mencapai 95 miliar dolar AS.

Baca Juga: Beda dengan Indonesia, 6 Negara Ini Tidak Memiliki Utang

4. Yunani

Foto: Grid

Meski menyandang status sebagai negara maju, Yunani pernah memasuki masa krisis ekonomi yang dimulai pada tahun 2009 lalu. Tercatat, utang Yunani pada tahun 2012 mencapai 138 miliar dolar AS. Penyebabnya karena praktik korupsi dan suap yang terus merajalela.

Semoga saja Indonesia yang sama-sama banyak utang dan kasus korupsi yang marak tidak mengalami kebangkrutan seperti negara-negara di atas.

loading...
loading...
Loading...
Loading...