Lists

Inilah 4 Banjir Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia

Inilah 4 Banjir Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia

Banjir yang menerjang wilayah Jakarta dan sekitarnya di awal tahun 2020 dianggap sebagai yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Banjir ini setidaknya sudah menewaskan puluhan orang dan membuat puluhan ribu warga terpaksa mengungsi.

Selain itu, banjir ini telah menyebabkan banyak rumah dan infrastruktur rusak dan juga banyak kendaraan hancur terseret arus banjir. Aktivitas warga lumpuh seketika karena banjir ini. Penyebabnya karena curah hujan yang tinggi ditambah kebiasaan buruk warga membuang sampah ke sungai.

Namun banjir yang terjadi di awal 2020 ini belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan banjir-banjir ini. Jika melirik ke belakang, Indonesia pernah beberapa kali diterjang banjir bandang yang jauh lebih parah lagi. Korban meninggalnya bahkan mencapai ratusan.

Berikut kami sudah merangkum empat banjir terparah dan terbesar yang pernah terjadi di Indonesia. Banjir 2020 belum ada apa-apanya.

1. Banjir Bandang Wasior (2010)

Inilah 4 Banjir Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia

Foto: liputan6.com

Pada tahun 2010, banjir bandang besar pernah meluluhlantakkan Wasior di Papua Barat. Bencana banjir ini menyebabkan 158 orang meninggal dan 145 orang dinyatakan hilang. Rumah, jembatan dan infrastruktur lainnya hancur tak tersisa seperti diterjang tsunami.

Banjir bandang di Wasior disebabkan oleh meluapnya sungai Batang Sala. Hujan selama dua hari berturut-turut membuat air sungai meluap dan diperparah lagi sudah banyak hutan yang rusak. Akibatnya dampak banjirnya sangat besar.

2. Banjir Bukit Lawang (2003)

Inilah 4 Banjir Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia

Foto: boombastis.com

Banjir maha dahsyat disertai longsor pernah terjadi di Bukit Lawang di Langkat, Sumatera Utara pada tahun 2003 silam. Banjir bandang tersebut setidaknya menewaskan 129 orang.

Bangunan hancur rata dengan tanah dan akibatnya ribuan warga terpaksa harus mengungsi dalam waktu yang cukup lama. Banjir ini disebabkan oleh penggundulan hutan besar-besaran. Ketika curah hujan naik, akibatnya hutan tak mampu lagi membendung air.

Baca Juga: 7 Video Dahsyatnya Banjir 2020 yang Melanda Jabodetabek

3. Banjir Bandang Tangse (2011)

Inilah 4 Banjir Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia

Foto: viva.co.id

Wilayah Tangse di Aceh pernah diterjang banjir bandang pada tahun 2011. Penyebabnya sama, yaitu karena penggundulan hutan. Akibatnya banjir pun tak terhindarkan.

Setidaknya ada 24 orang meninggal dalam bencana ini. Diperparah lagi banjirnya membawa log-log kayu hasil penebangan liar di hutan. Dampaknya pun sangat merusak, ratusan rumah dan infrastruktur hancur seketika karena banjir ini.

4. Banjir Jember (2006)

Inilah 4 Banjir Terparah yang Pernah Terjadi di Indonesia

Foto: jatimnow.com

Luapan Sungai Denoyo dan Sungai Kaliputih menyebabkan banjir bandang yang menerjang wilayah Jember, Jawa Timur pada tahun 2006. Setidaknya 51 orang ditemukan meninggal dan puluhan lainnya mengalami luka berat.

Sama seperti lainnya, banjir ini terjadi karena marak penggundulan hutan di Pegunungan Hyang Argopuro. Akibatnya banjir dan longsorpun tak terhindarkan.

Dilihat dari kejadian di atas, banjir pada hakikatnya disebabkan oleh manusia sendiri yang tega merusak lingkungan demi keuntungan pribadi.

To Top