Lists

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Jepang terkenal dengan budaya disiplinnya yang sudah melekat di setiap jiwa warga negaranya. Baik dalam urusan kerja ataupun urusan kehidupan sehari-hari, orang Jepang selalu menanamkan prinsip disiplin. Berbeda dengan warga negara +62 yang hidupnya terlalu santuy dalam kondisi apapun.

Pantas saja Jepang bisa jadi negara maju karena mereka punya aturan-aturan hidup yang tidak dimiliki oleh negara lain. Bahkan aturan-aturan di Jepang ini mustahil bisa dipahami oleh warga +62 karena terdengar sangat aneh dan tidak mungkin dilakukan.

Kira-kira aturan apa sajakah itu? Berikut beberapa aturan hidup di Jepang yang tidak akan mungkin bisa dilakukan oleh orang Indonesia, seperti dirangkum dari Bright Side.

1. Orang Jepang sangat jarang mengundang teman ke rumahnya

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Kalian sebagai orang Indonesia pasti sering sekali yah mengundang teman ke rumah kalian. Entah itu mau kerja kelompok, makan-makan, bermain atau liburan. Tapi berbeda dengan di Jepang dimana penduduknya jarang sekali mengundang teman atau rekan kerjanya ke rumah.

Baca Juga: Rekomendasi Street Food di Jepang yang Wajib Kamu Coba

Kalau mau bertemu, biasanya orang-orang Jepang suka melakukan pertemuan di tempat umum. Jikapun mau berkunjung ke rumah salah satu teman di Jepang, kalian harus punya alasan yang kuat kenapa datang ke rumahnya.

2. Orang Jepang tidak pernah makan sambil berjalan

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Di negara +62, makan sambil berjalan itu sudah biasa, bahkan ada yang sambil tiduran saking santuynya mereka. Tapi di Jepang, makan sambil berjalan atau berdiri dianggap tidak sopan. Mereka benar-benar menghargai dan menganggap makanan itu sakral.

Kecuali jika makannya di kereta, orang Jepang baru diperbolehkan makan sambil berdiri kalau memang sudah penuh tempat duduknya.

3. Jangan menyembunyikan klakson saat macet

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Di Indonesia, ada saja pengendara yang suka menyembunyikan klakson saat macet. Udah tahu sedang macet atau lampu merah, ini malah menyembunyikan klakson, dasar kelakuan warga +62.

Tapi di Jepang, tingkah seperti itu sangat dilarang. Sebab menyembunyikan klakson saat macet dianggap tidak sopan. Kalau kamu pergi ke Tokyo lalu melihat jalanan macet, kamu tidak akan mendengar satupun suara klakson. Mereka benar-benar sangat sopan dalam berkendara.

4. Tidak ada vegetarian di Jepang

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Jadi vegetarian bisa saja dilakukan, tapi di Jepang kamu bakalan kesulitan kalau ingin jadi vegetarian. Kenapa demikian? Sebab hampir semua makanan di Jepang mengandung bahan hewani, termasuk mie. Bahkan sayuran sendiri masih suka dicampur dengan daging.

5. Hidung beringus dianggap bisa mengganggu orang

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Di Jepang, kalau kamu sedang berhadapan dengan orang lain dalam keadaan hidup sedang meler atau pilek, itu bisa dianggap mengganggu oleh orang lain. Oleh karena itu warga Jepang suka menggunakan masker jika sedang beringus.

Baca Juga: 14 Foto Kocak Ini Buktikan Betapa Santuynya Orang Indonesia

6. Di Jepang itu tidak ada kata santuy saat bekerja

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Orang Indonesia kalau bekerja itu suka santuy, tapi di Jepang tidak ada kata leha-leha saat bekerja. Mereka rata-rata bekerja selama 60 jam dalam seminggu, yang artinya orang Jepang hampir tidak memiliki waktu luang sama sekali. Bahkan saat malam hari pun hanya digunakan untuk tidur saja.

7. Di Jepang tidak ada istilah membantu pekerjaan orang lain

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Warga Jepang punya aturan untuk jangan membantu pekerjaan orang lain. Jika kamu membantu pekerjaan orang lain, tindakanmu tidak akan dianggap sebagai bantuan, melainkan tanda kamu sedang mencoba mengambil pekerjaan mereka.

Kalau di negeri +62, ketika ada yang mau membantu pekerjaan kita, pasti hati kita berbunga-bunga karena bisa bersantai sejenak.

8. Tak ada gaji tambahan untuk yang lembur kerja

8 Aturan Di Jepang Ini Mustahil Bisa Dipahami Warga +62

Foto: Bright Side

Meskipun di Jepang banyak karyawan yang bekerja sampai larut malam alias lembur, bukan berarti mereka bakalan dapat bayaran tambahan. Mereka justru tidak akan mendapat upah tambahan. Namun sebagai imbalannya, jika jam kerja di kantornya sudah banyak, gajihnya bisa bertambah.

Selain itu, pekerja di Jepang banyak yang bekerja lembur secara sukarela karena merasa kerjaannya belum selesai. Kalau warga +62, kerjaan belum beres udah mau pulang.

Mekipun orang Jepang sangat disiplin dan maju, tapi kalau soal urusan happy penduduk +62 tetap menang.

You May Like

To Top