Lists

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

Pemanasan global telah memicu perubahan iklim besar-besaran. Perubahan iklim inilah yang dapat memicu rangkaian bencana alam, mulai dari banjir, gletser meleleh hingga gunung meletus.

Baru saja kita menginjakkan kaki di tahun 2020 ini, runtuyan bencana alam terus terjadi di seluruh dunia. Mulai dari gunung berapi meletus, banjir, kebakaran hutan hingga turun salju di Arab Saudi.

Berikut Wow Menariknya sudah merangkum rangkaian bencana alam yang terjadi di awal tahun 2020. Tanda kalau bumi kita sudah sekarat.

1. Erupsi Gunung Taal di Filipina

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

Ilmuwan sebelumnya sudah memberikan peringatan kalau perubahan iklim dapat memicu letusan gunung berapi di seluruh dunia. Salah satunya erupsi Gunung Taal di Filipina yang terjadi beberapa hari lalu.

Letusan gunung berapi teraktif di Asia Tenggara ini memuntahkan awan abu sejauh 14 km ke udara. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, beberapa kota di dekat Gunung Taal terlihat tertutupi abu vulkanik.

Menurut data Volcanic Ash Advisory, selain Gunung Taal, dilaporkan ada 25 gunung berapi lainnya di seluruh dunia yang mengalami erupsi di awal tahun 2020 ini.

2. Kebakaran besar di Australia

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

Australia dilanda serangkaian kebakaran besar yang sudah berlangsung selam berbulan-bulan. Menurut ilmuwan, kebakaran hutan terjadi karena perubahan iklim yang membuat suhu udara di sana jadi sangat panas dari biasanya.

Kebakaran ini setidaknya telah menewaskan lebih dari 500 juta satwa. Hewan-hewan kehilangan habitatnya dan banyak yang terbengkalai. Kebakaran ini juga sampai membuat langit di Australia jadi merah karena asap tebal.

3. Gletser di Selandia Baru berubah jadi coklat

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

Umumnya gletser itu berwarna putih, tapi baru-baru ini gletser di Selandia Baru berubah jadi warna coklat. Hal itu dikarena kebakaran hutan yang terjadi di Australia.

Kebakaran hutan menyebabkan gletser hancur dengan cepat. Gletser berubah jadi coklat setelah terkena debu dari kebakaran hutan di Australia. Karena kebakaran ini juga, 30% gletser di Selandia Baru sudah mencair.

Baca Juga: 5 ‘Pesan’ dari Allah Melalui Bencana Alam yang Sering Diabaikan

4. Banjir di Dubai

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

Banjir di Dubai sangat jarang terjadi karena di wilayah tersebut sangat langka turun hujan. Namun beberapa waktu lalu, Dubai sempat dilanda banjir karena curah hujan ekstrim. Hujan selama 3 jam di Dubai setara dengan hujan selama satu bulan penuh.

5. Banjir di Indonesia

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

Indonesia, khusunya wilayah Jabodetabek dilanda banjir bandang pada awal tahun 2020 ini. Di sejumlah wilayah, banjir ada yang sampai menghancurkan bangunan dan memporak-porandakan infrastruktur.

Dalam bencana ini, dilaporkan ada puluhan korban jiwa dan ratusan bangunan hancur. Banjir bandang ini dipicu oleh curah hujan yang deras ditambah penggundulan hutan serta buang sampah sembarangan yang memicu air sungai meluap.

6. Salju di Arab Saudi

6 Bencana Alam yang Terjadi di Awal Tahun 2020, Tanda Kalau Bumi Sudah Sekarat!

Arab Saudi memiliki cuaca yang panas, sangat mustahil jika ada salju turun di Arab. Jangankan salju, hujan saja sangat jarang terjadi di Arab Saudi.

Namun di awal tahun 2020 ini, Arab Saudi diguyur hujan salju. Hamparan putih terlihat menutupi gurun yang awalnya tandus.

Dilansir dari Arab News, temperatur turun sampai di bawah 0 derajat Celcius di Arab Saudi yang memicu salju turun. Penurunan suhu yang ekstrim ini dipicu oleh perubahan iklim.

To Top