in

5 Letusan Gunung Berapi yang Pernah Lenyapkan Peradaban

Sebuah letusan gunung berapi bisa sangat mematikan tergantung dari kekuatannya dan seberapa banyak material vulkanik yang dikeluarkan dari perut bumi. Letusan gunung berapi juga dapat menyebabkan gempa tektonik hingga tsunami.

Sepanjang sejarah umat manusia, tercatat ada beberapa letusan gunung berapi paling dahsyat yang menewaskan puluhan hingga ratusan ribu jiwa. Bahkan beberapa letusan gunung berapi tersebut ada yang melenyapkan sebuah kota dan peradaban.

loading...

Berikut Wow Menariknya berhasil merangkum 5 letusan gunung berapi yang pernah melenyapkan sebuah peradaban.

1. Gunung Vesuvius hancurkan Kota Pompeii

Gunung Vesuvius yang terletak di sebelah timur Napoli, Italia, pernah meletus hebat pada tahun 79 Masehi. Dahsyatnya letusan gunung ini menghancurkan Kota Pompeii dan menewaskan seluruh penduduknya.

Debu letusan Vesuvius menimbun Kota Pompeii selama hampir 1.600 tahun, sebelum akhirnya ditemukan kembali oleh tim arkeolog. Setelah ditemukan kembali, ada banyak sisa-sisa korban tewas yang membeku akibat awan panas letusan gunung tersebut.

Sebagian korban tewas ada yang ditemukan dalam posisi sedang melakukan maksiat. Oleh karena itu, Pompeii disebut-sebut sebagai kota yang diazab Tuhan karena moral di sana sudah sangat jatuh.

2. Letusan Ilopango

Ilopango merupakan danau kawah yang mengisi kaldera vulkanik yang terletak di puat El Salvador. Letusan Ilopango pertama diketahui terjadi pada 450 Masehi dan merupakan letusan gunung berapi terbesar kedua dalam 200.000 tahun terakhir.

Saking dahsyatnya, letusan Ilopango diperkirakan telah melenyapkan beberapa kota Maya. Langit dipenuhi abu dan debu yang menghalangi matahari selama setahun. Letusan tersebut diperkirakan sudah menewaskan lebih dari 100.000 jiwa.

3. Letusan Gunung Pelee

Pada tahun 1904, Gunung Pelee yang terletak di Karibia meletus hebat. Gunung Pelee meledakan gas panas dan menyemburkan puing-puing gunung berapi hingga menghancurkan seluruh kota St Pierre. Hanya dua warga saja yang selamat dari bencana ini, sementara sisanya tewas semua.

4. Letusan Krakatau 1883

Letusan Gunung Krakatau pada 26-27 Agustus 1883 dianggap sebagai letusan paling dahsyat dalam sejarah umat manusia. Kekuatan letusannya setara dengan 30.000 kali bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima.

Karena letaknya berada di Selat Sunda, letusan tersebut menyebabkan tsunami setinggi 40 meter yang melenyapkan desa-desa di pesisir pantai. Setidaknya, lebih dari 36.000 orang tewas dalam bencana ini. Tak hanya itu, abu vulkanik yang disemburkan Krakatau menyebabkan sinar matahari tidak bisa mencapai permukaan bumi dan waktu itu bumi dalam keadaan gelap.

5. Letusan Gunung Toba 70.000 SM

Gunung Toba merupakan salah satu gunung berapi paling besar di dunia yang masih aktif. Terletak di Sumatera Utara, Gunung Toba terakhir meletus sekitar 74.000 tahun yang lalu. Letusan Gunung Toba pada waktu itu menyebabkan bencana global.

Letusan Krakatau 1883 atau letusan Gunung Vesivius belum ada apa-apanya jika dibandingkan dengan letusan Gunung Toba. Menurut ilmuwan, letusan Gunung Toba memiliki kekuatan dengan volume mencapai 2.800 km kubik atau setara dengan 4.600.000 kali bom atom.

Begitu dahsyatnya, letusan tersebut menyebabkan bencana global dan menyemburkan begitu banyak material vulkanik ke atmosfer hingga abunya menutupi langit dari sinar matahari selama 6 tahun lamanya.

Karena sinar matahari tidak mampu menembus permukaan bumi, banyak tanaman dan hewan yang mati. Abu panas menyebabkan hutan terbakar dan kelaparan massal terjadi di hampir seluruh belahan dunia. Puluhan juta jiwa diperkirakan tewas akibat bencana ini. Para ilmuwan bahkan menyebut bahwa ini merupakan periode di mana populasi manusia nyaris mengalami kepunahan.

Mengingat letusan Gunung Toba yang sangat dahsyat, sudah dipastikan banyak kota dan peradaban yang hancur lebur sampai tak tersisa.

loading...
Loading...
Loading...