in

5 Agama Aneh yang Ada di Timur Tengah

Seperti yang kita ketahui, negara-negara di Timur Tengah penduduknya notabene beragama Islam, lalu disusul oleh agama Yahudi dan Kristen. Selain ketiga agama tersebut, ternyata masih banyak agama lain yang tumbuh di Timur Tengah yang tidak diketahui banyak orang.

Di era modern ini, banyak sekali konflik politik dan agama yang terjadi di Timur Tengah. Seperti konflik antara Israel dan Palestina, Arab Saudi dan Iran dan perang saudara di Suriah. Sudah bukan hal aneh lagi kenapa di Timur Tengah sering sekali terjadi konflik berkepanjangan karena dari dulunya juga sudah banyak terjadi pertempuran untuk dominasi agama. Selama konflik tersebut, agama-agama baru pun bermunculan di Timur Tengah.

Seperti dirangkum Wow Menariknya dari Listverse, berikut lima agama aneh yang ada di Timur Tengah dengan ajaran-ajarannya yang sesat.

1. Yarsanism

5 Agama Aneh yang Ada di Timur Tengah
Foto: Ali ghanbari1379

Sangat sedikit orang yang pernah mendengar tentang agama Yarsanisme. Yarsani yang juga dikenal sebagai Kakai di Irak merupakan sebuah kelompok rahasia yang didirikan pada abad ke-14 di Iran. Penganut ajaran agama ini percaya pada reinkarnasi dan mereka menganggap bahwa matahari dan api sebagai dewa mereka. Menurut teks agama Yarsani, laki-laki diharuskan untuk menumbuhkan dan memelihara kumisnya.

Selama berabad-abad, penganut agama Yarsani telah mengalami penganiayaan di Irak dan Iran karena dianggap menyebarkan ajaran sesat. Sekarang, tidak ada yang tahu berapa jumlah penganut agama ini. Diperkirakan jumlahnya sangat sedikit.

Baca Juga: 4 Agama Paling Aneh dengan Ajaran-Ajaran Konyolnya

2. Bahai

5 Agama Aneh yang Ada di Timur Tengah
Foto: newsgram

Bahai merupakan agama yang didirikan oleh seorang tahanan pada abad ke-19 di Iran. Pendirinya mengklaim bahwa dirinya adalah nabi terakhir dan agama ini tumbuh dengan pesat. Ajaran dalam agama Bahai percaya bahwa Nabi Ibrahim, Musa, Isa dan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah, tetapi mereka mengklaim bahwa Nabi Muhammad bukanlah utusan terakhir.

Menurut ajaran agama ini, perdamaian dunia baru bisa dicapai ketika seluruh orang di dunia bersatu di bawah satu pemimpin universal. Agama ini juga melarang alkohol dan para penganutnya diwajibkan untuk berpuasa selama 19 hari setiap tahun selama bulan Maret. Meskipun demikian, para pemimpin Iran menyatakan bahwa agama Bahai adalah ajaran sesat yang bertentangan dengan Islam.

3. Ali-Illahism

5 Agama Aneh yang Ada di Timur Tengah
Foto: Ziegler175

Ali-Illahism memegang keyakinan bahwa Tuhan telah berinkarnasi di Bumi sepanjang sejarah. Ali bin Abi Thalib, keponakan Nabi Muhammad, dianggap sebagai salah satu dari reinkarnasi tersebut. Agama ini merupakan gabungan dari Islam Syiah dengan beberapa kepercayaan kuno di Timur Tengah.

Seklias mengintip sejarah Islam pada masa kekhalifahan Ali, umat Islam ketika itu banyak yang terpecah belah. Banyak ajaran-ajaran Islam yang menyimpang dari aslinya. Salah satunya ada ajaran yang menganggap bahwa Ali bin Abi Thalib adalah reinkarnasi Tuhan.

Baca Juga: Kisah Cinta Ali bin Abi Thalib dan Fatimah, Pasangan yang Dirindukan Surga

4. Yazidi

5 Agama Aneh yang Ada di Timur Tengah
Foto: BBC

Penganut agama Yazidi percaya pada satu Tuhan yang telah mempercayakan dunia kepada tujuh malaikat. Pemimpin tujuh malaikat tersebut adalah Malaikat Merak atau Melek Taus. Namun beberapa komunitas agama lain salah mengartikan bahwa Malaikat Merak adalah iblis. Oleh sebab itu, Yazidi dianggap sebagai pemuja setan.

Seperti Islam, dalam ajaran Yazidi juga ada sholat lima waktu, hanya saja ketika sholat mereka menghadap ke matahari dan sore hari menghadap ke situs suci di Lalish, Irak Utara.

Kelompok Yazidi dalam beberapa tahun terakhir telah mengalami penganiayaan oleh ISIS. Ribuan dari mereka diperbudak dan dibunuh secara sadis oleh kelompok radikal tersebut.

5. Mandeanisme

5 Agama Aneh yang Ada di Timur Tengah
Foto: pri

Berasal dari abad ketiga, Mandeanisme adalah agama rahasia yang diberkembang di rawa-rawa di daerah yang sekarang jadi Irak Selatan. Mereka berbicara bahasa Arab, Faris dan bahasa mereka sendiri, yakni Mandaric.

Penganut agama ini memuja Yohanes Pembaptis alias Nabi Yahya, putra Nabi Zakaria. Mandeanisme sangat mencintai perdamaian dan menganggap bahwa hanya Tuhan lah yang berhak mengambil nyawa seseorang.