Travel

Ranu Manduro, Kawasan Hijau di Indonesia yang Mirip New Zealand

Ranu Manduro, Kawasan Hijau di Indonesia yang Mirip New Zealand

Siapa sangka suatu tempat di salah satu kota di Jawa timur ini viral karena pemandangannya yang mirip dengan New Zealand. Tempat ini dinamakan Ranu Manduro yang terletak disuatu desa yang ada di Mojekerto.

Ranu Manduro sendiri adalah kawasan galian tambang yang sudah lama tidak berfungsi. Di musim penghujan seperti ini kawasan tersebut banyak ditumbuhi rumput, yang membuat kawasan tersebut tampak indah.

Selain menjadi kawasan galian tambang, ternyata kawasan Ranu Manduro sering dikeruk untuk menimbun lumpur lapindo di Sidoarjo. Hal ini yang menyebabkan akses jalan ke Ranu Manduro cukup rusak, karena sering dipergunakan untuk keluar masuk truk pasir.

Ranu Manduro, Kawasan Hijau di Indonesia yang Mirip New Zealand

Viralnya keindahan Ranu Manduro berawal dari postingan video pemilik akun instagram @elhakim_14 pada akhir Februari 2020 lalu. Hamparan rumput hijau di video tersebut dan pemandangannya yang sangat indah tersebut mengundang banyak warganet berbondong-bondong untuk mendatanginya.

Para pengunjung tidak hanya datang dari wilayah Mojokerto. Para pengunjung ada yang datang dari Jombang, Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan beberapa daerah lainnya.

Baca Juga: Destinasi Wisata Jepang yang Wajib Anda Kunjungi Saat Liburan

Sebab ketenarannya membuat pemilik lahan ini geram dan memasang spanduk dilarang masuk sehingga tempat tersebut kini tidak dibuka untuk umum.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mojokerto, Amat Susilo menyebutkan jika Pemkab Mojokerto tidak melarang para pengunjung untuk pergi ke sana. Namun, keputusan sepenuhnya berada di tangan penguasa atau pemilik kawasan tambang tersebut.

Ranu Manduro, Kawasan Hijau di Indonesia yang Mirip New Zealand

Pemkab Mojokerto menyebutkan bahwa tidak ada niatan untuk mengambil alih Ranu Manduro dan menjadikannya sebagai tempat wisata. Bagaimana pun juga kawasan tersebut sudah mengantongi izin pertambangan bukan tempat wisata.

Sementara itu warga sekitar Ranu Manduro justru merasa diuntungkan dengan banyaknya pengunjung yang datang ke kawasan tersebut.

Warga sekitar memanfaatkan banyaknya wisatawan yang datang menggunakan sepeda motor, sehingga mereka bisa menarik biaya parkir dan juga berjualan di sekitar kawasan tersebut.

Banyak pihak yang menginginkan kawasan Ranu Manduro dibuka lagi untuk umum terutama warga setempat. Mengingat meskipun plang larangan sudah dipasang, masih banyak pengunjung yang datang ke kawasan tersebut.

To Top