in ,

Siapapun Presidennya, Tetap Saja Uang dan Jodoh Nyari Sendiri

Siapapun Presidennya, Tetap Saja Uang dan Jodoh Nyari Sendiri 1

Di media sosial dan televisi, orang-orang sedang ramai membicarakan mana calon presiden yang akan terpilih untuk memimpin bangsa ini 5 tahun ke depan. Kubu yang satu sangat yakin kalau Jokowi yang akan terpilih, dan kubu yang satunya lagi sangat yakin kalau Prabowo akan terpilih.

Dua kubu tersebut saling melemparkan komentar-komentar pedas hingga ejekan untuk membela calon presiden pilihannya. Karena pemilu ini, Indonesia seolah terpecah belah jadi dua bagian. Dan yang paling ditakutkan yaitu saling membenci hingga memicu kekerasan dan perpecahan.

Setiap orang memiliki hak untuk memilih dan hak tersebut harus dihargai. Siapapun yang dipilihnya, kita harus menghargainya dan jangan menghinanya. Dengan begitu, perdamaian dan kesatuan akan tetap tewujud meski kita berbeda pilihan.

Namun jika kondisinya seperti ini, saling mengejek dan memfitnah antara dua kubu, bagaimana bisa pesta demokrasi ini menyatukan persatuan. Justru pemilu ini bisa merobohkan kesatuan dan menciptakan perpecahan.

Gak usah fanatik padahal, karena kamu juga gak akan mendapatkan untung terlalu banyak jika calon presiden favoritmu terpilih. Kamu mati-matian membela calon presiden pilihanmu, tetapi pernah tidak berpikir apa yang kamu dapatkan?

Memangnya kalau calon presiden pilihanmu terpilih, kamu jadi gak usah kerja, terus uang tetep ngalir ke saku kamu? Atau presiden yang kamu idolakan itu akan memberikan kamu jodoh? Kan tetap saja, uang cari sendiri, jodoh cari sendiri dan kamu harus bertahan hidup sendiri.

Baca Juga: 10 Meme Lucu Siapapun Presidennya Ini Akan Menyatukan Kembali Persatuan Bangsa

Presiden itu tugasnya hanya memastikan rakyatnya sejahtera, menciptakan kebijakan yang dapat mempermudah kehidupan rakyatnya, mengawasi rakyatnya dan menegakan hukum seadil-adilnya.

Urusan cari uang, jodoh, kerjaan, itu urusan kamu sendiri. Kamu tetap harus mengeluarkan keringat sendiri, bukan presiden yang menetukan hidupmu, tapi kamu sendiri.

Andaikan capres pilihanmu terpilih jadi presiden, apakah dia akan datang ke rumah kalian, mengetuk pintu rumah kalian satu per satu kemudian memberikanmu uang setiap bulan? Jelas tidak kan, hidupmu ada di tanganmu, bukan di tangan presiden. Selebihnya pasrahkan kepada Allah.

Presiden hanya memastikan kelangsungan hidup rakyatnya berjalan lancar, itupun jika pemimpinnya amanat terhadap tugasnya.

Jadi gak usah fanatik dalam membela capres pilihanmu hingga menyebabkan permusahan dan perpecahan. Saling benci dan saling fitnah hanya karena berbeda pilihan. Kita itu manusia, kita itu sama-sama rakyat Indonesia, kita itu bersaudara meski berbeda pilihan dan keyakinan, kenapa harus saling benci hanya karena berbeda pilihan?

Negara yang kuat itu bukan ekonominya yang besar atau teknologinya yang maju, tapi karena rakyatnya bersatu dan bisa memahami satu sama lain. Jika sudah bersatu, apapun bisa dilakukan.

Siapapun presidennya yang terpilih nanti, kita harus taat pada pemimpin selama yang dianjurkannya baik. Urusan adil dan tidak adil, serahkan saja kepada Yang Maha Kuasa, kita sebagai manusia lemah tidak memiliki daya apa-apa.

Loading...
Loading...