Pengetahuan

Selain Psikopat, Waspada Terhadap Pengidap Sosiopat yang Ternyata Juga Berbahaya

Selain Psikopat, Waspada Terhadap Pengidap Sosiopat yang Ternyata Juga Berbahaya

Bicara tentang gangguan kepribadian, kita sudah tidak asing dengan istilah psikopat. Namun pernahkah kamu mendengar istilah sosiopat ? Meski antara sosipat dengan psikopat memiliki persamaan, pada dasarnya perbedaan keduanya cukup banyak.

Salah satu perbedaannya adalah sebuah penelitian mengemukakan kalau struktur otak dari seorang psikopat berbeda dari struktur orang pada umumnya, sementara gangguan kepribadian yang dimiliki oleh seorang sosiopat lebih ke pengalaman traumatis yang pernah terjadi pada dirinya.

Lalu untuk bisa mengetahui individu tersebut mempunyai gangguan sosiopat atau tidak harus dilihat dari gejala dan juga pola perilaku dari orang yang mengalami gangguan sosiopat. Berikut ciri-ciri dari dari perilaku sosiopat yang perlu kamu waspadai.

1. Egois

Mereka yang mengidap sosiopat cenderung memiliki ego yang begitu besar, bahkan sampai-sampai ia tidak mau disalahkan atas perbuatan negatif yang dilakukan oleh dirinya sendiri. Mereka juga tidak mau mengikuti aturan norma maupun hukum dan tidak memiliki empati terhadap orang di sekitar mereka.

2. Berkharisma dan manipulatif

Seorang sosiopat mampu menjadi seseorang yang terlihat karismatik dan menarik. Akan tetapi hal tersebut merupakan bagian dari sikap manipulatif yang dimilikinya dan digunakan semata-mata untuk mendapatkan keuntungan atau kesenangan yang hanyalah untuk dirinya semata, tanpa peduli dampaknya bagi orang lain.

Baca Juga: 4 Pertanyaan Untuk Mengetahui Seorang Psikopat

3. Impulsif

Karena kepribadiannya yang agresif, seorang sosiopat juga memiliki sikap impulsif yakni melakukan sesuatu secara spontan tanpa dipikir terlebih dahulu. Sifat impulsif ini kerap membuat mereka melakukan perbuatan yang melanggar norma-norma hukum bahkan tindak kriminal.

4. Tidak peduli dengan orang lain

Para pengidap sosiopat tidak berpikir bahwa aturan dalam masyarakat berlaku untuk mereka juga. Tanpa ada rasa menyesal mereka menempatkan orang lain dalam bahaya untuk keuntungan diri sendiri. Dengan kata lain, mereka menunjukkan kurangnya penyesalan ketika memanipulasi orang lain atau melanggar hukum atau norma.

5. Tenang meski di situasi sulit

Bagi orang normal justru lebih menunjukkan rasa takut ketika menjumpai gambar, sesuatu atau kejadian yang mengerikan dan berbahaya. Sementara lain dengan sosiopat, mereka cenderung merasa tenang walau hidupnya sedang terancam.

Lalu apakah kamu mengenal orang dengan ciri-ciri seperti itu ? Jika ada satu dari anggota keluarga atau teman kita mengalami hal tersebut alangkah baiknya tetap memberikan perhatian kepada mereka dan mengarahkan mereka untuk ke psikoterapi atau mengikuti beberapa terapi perilaku pikiran untuk mengurangi tindakan-tindakan buruk mereka.

To Top