Pengetahuan

3 Bahaya yang Mengintai Jika Suka Tidur Dilantai, No 3 Paling Menyeramkan!

3 Bahaya Jika Kamu Masih Suka Tidur Dilantai, No 3 Paling Menyeramkan!

Di saat cuaca panas, tentu saja setiap orang sibuk mendinginkan badan. Ada yang memilih menggunakan AC, menyalakan kipas angin, mengganti baju dengan bahan yang jauh lebih tipis, mengipas-ngipas badan agar badan bisa menjadi nyaman.

Namun jika suhu panas terjadi pada malam hari, tidak sedikit orang memilih untuk memilih tidur dilantai tanpa menggunakan alas apapun, hal ini sering terjadi karena memang sangat nyaman tidur di lantai ketika suhu panas, hal ini akan membuat badan menjadi sejuk.

Pernahkah kita berfikir apa dampak negatif jika kita terlalu sering tidur di lantai? Berikut akan kami ulas 3 bahaya jika kamu masih suka tidur di lantai

1. Sakit Punggung

3 Bahaya yang Mengintai Jika Suka Tidur Dilantai, No 3 Paling Menyeramkan!

Hal ini disebabkan karena lantai yang keras sehingga menyebabkan punggung menjadi sakit. Sakit punggung disebabkan oleh tulang dan semua otot tidak bisa relaks saat tidur.

Bahkan tidur di lantai nantinya juga bisa menyebabkan kelainan pada postur tubuh bila dilakukan secara terus menerus. Jadi hindarilah tidur di lantai bila kamu tidak ingin mengalami masalah punggung seperti kesemutan, pegal, hingga nyeri.

Baca Juga: 5 Hal yang Terjadi Bila Kurang Tidur

2. Masuk Angin

3 Bahaya yang Mengintai Jika Suka Tidur Dilantai, No 3 Paling Menyeramkan!

Pada awalnya tidur dilantai memang akan terasa menyejukkan. Akan tetapi, setelah beberapa saat ketika bangun tidur tubuh pasti akan merasakan gejala masuk angin seperti demam dan sakit kepala. Hal ini biasa disebabkan karena adanya sentuhan langsung udara yang dingin pada kulit tubuh.

3. Paru-paru Basah

3 Bahaya yang Mengintai Jika Suka Tidur Dilantai, No 3 Paling Menyeramkan!

Penyakit paru-paru yang diderita oleh orang dengan kebiasaan tidur di lantai biasanya disebabkan karena kondisi lantai yang kurang bersih. Bakteri dan kuman akan masuk ke dalam tubuh mengendap di paru-paru sehingga akan menyebabkan peradangan. Hal ini merupakan pemicu timbulnya gejala paru-paru basah, seperti batuk, pusing, tidak nafsu makan dan tubuhpun akan melemah.

To Top