in ,

Mustahilkah Ada Cinta yang Tidak Menyakitkan?

Ilustrasi (Foto: lovequotesmessages.com)

Cinta, satu kata yang bermakna seluas dunia yang dipenuhi suka dan duka. Setidaknya itulah sedikit gambaran tentang cinta. Ketika seseorang sedang jatuh cinta, hatinya begitu bahagia sampai dunia saja seolah milik berdua. Namun di sisi lain, cinta juga bisa membuat kita terluka.

Ya, cinta itu memang seperti pisau, bisa membahagiakan dan bisa juga menyakitkan. Pisau bisa digunakan untuk memotong sayuran untuk dijadikan sup yang pada akhirnya akan membahagiakan perut. Namun tajamnya pisau juga bisa digunakan untuk menyakiti dan melukai diri sendiri atau orang lain.

Cinta bisa membuat kita merasa bahagia, memotivasi kita untuk melakukan sesuatu yang baik, dan mengobati rasa sedih dalam diri kita.

loading...

Baca Juga: 8 Hal Ini Wajib Kamu Lakukan Setelah Putus Cinta Biar Gak Sakit Hati

Tetapi di lain waktu, cinta bisa membuat kita terluka, rasanya sangat sakit tapi tidak berdarah. Pergi ke apotik, tidak ada obat untuk menyembuhkan rasa sakit tersebut. Tak ada dokter yang sanggup mengobatinya. Entah kenapa cinta yang tadinya membahagiakan jadi malah menyakitkan.

Dari sana kita tahu kalau cinta itu memang seperti pisau. Kalau kita bisa menggunakannya dengan baik, maka cinta bisa membahagiakan diri kita. Tapi jika tidak digunakan dengan baik, cinta akan melukai kita.

Lalu kita mulai bertanya-tanya apakah ada cinta yang tidak menyakitkan? Cinta sama lawan jenis, kadang juga menyakitkan, cinta saudara, teman, harta, pekerjaan, juga kadang mendatangkan rasa sakit dan kekecewaan.

Ketika bertanya dalam hati sendiri, mustahilkah ada cinta yang tidak menyakitkan, Allah menjawab, “Cinta yang tidak menyakitkan adalah cinta-Ku yang selalu tercurah kepadamu setiap waktu.”

Ya, kasih sayang Allah kepada kita tidak terbatas dan berkali-kali lipat lebih kuat dari seorang ibu. Selama ini kita diberikan kesempatan hidup untuk memperbaiki diri walau selalu berbuat dosa.

Baca Juga: Muhammad dan Khadijah, Kisah Cinta Paling Indah Sepanjang Masa

Kita juga diberikan sehat yang mahal, kita diberikan cobaan yang pahit agar kita tidak terlena dengan kesenangan dunia yang membuat kita lupa bahwa hidup ini hanya sementara. Apakah itu bukan kasih sayang?

Tapi kita jarang menyadari cinta dari Allah yang tiada batas. Kita terlalu banyak mencintai urusan dunia hingga melupakan cinta kepada Allah.

Mencintai Allah tidak seperti mencinta manusia yang sering mengecewakan. Cinta kepada Allah akan mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan dalam hati meskipun berbagai macam permasalahan hidup menghadang.

Jangan sampai cinta kita terhadap istri/suami, anak, orang tua, teman, kekasih, melebihi cinta kita kepada Allah. Cintailah dulu Allah karena nanti kita juga akan mencintai orang lain dengan tulus.

Ternyata selama ini cinta sejati itu ada di dekat kita dan selalu ada dengan kita setiap waktu.

loading...
loading...
Loading...
Loading...