Love

Curiga Pasangan Selingkuh? Coba 7 Cara Ini Untuk Membuktikannya

Curiga Pasangan Selingkuh? Coba 7 Cara Ini Untuk Membuktikannya

Perselingkuhan dapat terjadi tanpa sepengetahuan Anda. Mungkin Anda selama ini bertanya-tanya dengan perubahan perilakunya. Apakah itu pertanda ia berselingkuh?

Sayangnya, belum ada ilmu pasti yang bisa menentukan seseorang berselingkuh atau tidak. Berikut tujuh cara yang dapat digunakan untuk mengetahui apakah pasangan Anda berselingkuh atau tidak.

Baca Juga : 5 Tips Mengatasi Rasa Cemburu ke Pasangan Biar Ga Overthinking Mulu

1. Tanyakan teman

Orang lain, bahkan orang asing, kadang memiliki kemampuan luar biasa untuk mendeteksi ketika sesuatu yang tak benar terjadi dalam hubungan orang lain. Para ahli pernah menguji hal ini.

Dalam tes yang dilakukan oleh psikolog, beberapa pasangan diminta menggambar obyek saat satu orang matanya ditutup sementara yang lain memberi petunjuk. Sebelum mereka mulai, para ilmuwan telah meminta pasangan menjawab beberapa pertanyaan tentang hubungan mereka secara pribadi, termasuk apakah mereka pernah atau tidak pernah selingkuh.

Kemudian, para peneliti meminta sekelompok orang asing menonton rekaman dan menebak pasangan mana yang pernah selingkuh. Para relawan ternyata menjawabnya secara akurat.

Meski ini baru penelitian awal, penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan menonton pasangan yang melakukan sesuatu secara kerja sama, pengamat dari luar dapat mendeteksi perselingkuhan atau ketidakbahagiaan.

“Orang-orang membuat penilaian yang sangat akurat tentang orang lain dalam berbagai situasi hanya setelah paparan singkat tentang perilaku mereka,” tulis para peneliti dalam studi tersebut.

2. Memikirkan sesuatu saat sedang mengerjakan hal lain

Pada 2013, sekelompok tim psikolog menguji beberapa siswa yang menonton orang-orang saat memberikan kesaksian. Selanjutnya, mereka ditugaskan untuk memutuskan apakah orang-orang tersebut berbohong atau mengatakan yang sebenarnya.

Para siswa tersebut ternyata bisa menebak orang-orang yang berbohong lewat gerak-gerik mereka. Menurut tim psikolog tersebut, seseorang yang berbohong atau misalkan berselingkuh, biasanya memikirkan sesuatu saat sedang mengerjakan hal lain. Hal ini dapat membuat orang tersebut tidak fokus saat bekerja.

3. Mendengarkan dengan cermat kata-kata yang mereka gunakan

Dalam studi terbaru, profesor Southern Methodist University, James W. Pennebaker telah melihat beberapa data yang ia dan rekannya kumpulkan dalam program analisis teks. Mereka menemukan bahwa beberapa pola tertentu dari bahasa membantu memprediksi kapan seseorang menghindari kebenaran.

Pembohong cenderung menggunakan lebih sedikit kata-kata: aku, saya, menyadari, berpikir, tapi, kecuali. Dan lebih sering menggunakan kata-kata: kebencian, marah, musuh, berjalan, bergerak.

4. Mendengarkan suara mereka

Peneliti dari Kanada baru-baru meminta sekelompok relawan di Kanada mendengarkan suara beberapa orang dan menilai seberapa menarik suara orang itu terdengar. Kemudian, para peneliti meminta mereka untuk menilai seberapa besar kemungkinan setiap orang selingkuh dan berbohong dalam hubungan asmara.

Para relawan perempuan menemukan bahwa pria dengan suara bernada rendah cenderung selingkuh, sebaliknya relawan pria menyebutkan wanita dengan suara bernada tinggilah yang cenderung selingkuh.

Penelitian ini juga menunjukkan para pria dengan lebih banyak testosteron cenderung memiliki suara lebih dalam dan hal ini terkait dengan tingkat kebohongan yang lebih tinggi.

5. Memerhatikan penggunaan media sosialnya

Apakah pasangan Anda menghabiskan waktu lebih banyak mengobrol dengan seseorang di media sosial ketimbang dengan Anda? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang-orang yang sangat aktif di Facebook dan Twitter, lebih cenderung untuk berselingkuh dan bercerai.

Dalam studinya, peneliti Russell Clayton dari University of Missouri mempelajari kebiasaan media sosial dari 600 orang pengguna Twitter. Kebanyakan orang menggunakan Twitter sekitar satu jam sehari atau 5 hari dalam seminggu.

Tapi mereka yang menggunakannya lebih dari itu lebih sering untuk berselingkuh atau mengalami hubungan buruk dalam asmara mereka.

6. Perhatikan perubahan mendadak dalam perilaku

Perubahan mendadak dalam bahasa tubuh, dari ekspresi wajah, dapat menjadi pertanda seseorang yang berselingkuh. Demikian menurut penelitian Lillian Glass yang pernah menganalisis perilaku di Biro Investigasi Federal.

“Tubuh Anda mengalami jenis perubahan ketika Anda gugup dan merasa tegang, seperti ketika berbohong,” kata dia.

7. Suka tiba-tiba terdiam atau mengulangi pertanyaan

Salah satu tanda-tanda kebohongan adalah ketidakmampuan untuk berbicara secara tiba-tiba. Menurut Glass, hal itu terjadi karena sistem saraf otomatis sering merespon stres dengan mengurangi air liur.

Pertanda lainnya adalah saat seseorang berusaha mengalihkan pertanyaan atau mengulang pertanyaan. Psikolog Edward Geiselman menemukan bahwa orang-orang yang berbohong cenderung mengulang pertanyaan sebelum menjawab pertanyaan mereka.

To Top