Love

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

Hubungan asmara tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya kamu dan pasanganmu menemukan ketidakcocokan atau tidak sepaham saat menghadapi suatu masalah. Tentu hal ini wajar terjadi mengingat setiap pribadi memiliki pemikiran yang berbeda-beda.

Lalu apakah konflik di dalam hubungan asmara selalu dikatakan wajar ? Tentu tidak, apabila hubungan yang sedang dijalani menghambatmu untuk menjalani hidup secara produktif, sehat dan bahagia, maka hubungan tersebut dapat disebut sebagai toxic relationship.

Sesuai dengan namanya, toxic relationship diam-diam meracuni kesejahteraan fisik dan mentalmu diam-diam. Sayangnya, banyak orang yang berada dalam hubungan tersebut tidak menyadari bahwa mereka terjebak dalam toxic relationship.

Melalui tanda-tanda ini kamu bisa menimbang apakah saat ini hubunganmu termasuk dalam kategori toxic relationship.

1. Gagal menjadi diri sendiri

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

Foto : loop.co.id

Tanda pertama yang bisa dikenali ketika seseorang berada dalam toxic relationship adalah ketika kamu tidak menjadi diri sendiri. Kamu sulit menjadi diri sendiri akibat terus menerus dibombardir kritikan pedas oleh pasangan yang merusak kepercayaan dan harga dirimu. Bahkan kamu merasa tidak bisa untuk berbicara terbuka padanya. Secara tidak langsung kamu menjadi pribadi yang lebih banyak diam dan mudah pasrah dengan keadaan.

2. Terlalu mengatur dan posesif

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

Foto : merdeka.com

Apakah pasanganmu terlalu mau tahu tentang kegiatan sehari-hari secara berlebihan. Saat pasangan selalu menanyakan posisimu dan marah jika kamu tidak segera menjawab pesan singkatnya meskipun ia tahu kondisimu tidak memungkinkan untuk melakukan itu. Jika itu terjadi sebaiknya mulai mempertimbangkan seberapa jauh sifat pasanganmu tersebut bisa diubah apabila sulit maka pertimbangkan haruskah kamu mengudahi hubungan seperti itu.

3. Sering dianggap sebagai sumber masalah

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

Foto : bandung.pojoksatu.id

Tentu perasaanmu kecewa, jika kamu selalu dianggap sebagai sumber masalah oleh pasanganmu. Sementara pasanganmu sulit bahkan tidak mengakui kesalahannya dan terus menerus menyalahkanmu atas permasalahan apapun.

Baca Juga: 5 Fase Perjalanan Cinta Dalam Rumah Tangga, Tidak Semua Bisa Melaluinya

4. Membuatmu mengisolasi diri

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

Foto : tribunnews.com

Jangan sampai hubunganmu dengan pasangan menjauhkanmu dengan teman dekat bahkan keluarga sendiri. Jika hal ini sudah mulai terjadi, dan kamu sudah mulai terkesan mengisolasi diri, maka ini tandanya kamu sedang berada di dalam sebuah hubungan yang toxic.

5. Komunikasi yang tidak baik dan kasar

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

Foto : republika.co.id

konsep saling menghargai tidaklah berlaku pada hubungan yang toxic. Sehingga ketika ada perbedaan pendapat, bukanlah saran dan kritik membangun yang disampaikan, melainkan sarkasme, umpatan, dan kata-kata kasar yang keluar. Biasanya bila sudah begini, berujung pada enggannya kamu dengan pasanganmu untuk saling berbicara.

6. Merasa lelah sepanjang waktu

6 Tanda Kalau Kamu Sedang Menjalani Toxic Relationship

Foto : idntimes.com

Hubungan toxic memang benar-benar akan menguras energi dan membuatmu lelah sepanjang waktu. Dalam toxic relationship kamu merasa lelah baik secara fisik dan emosi. Hubungan seperti ini juga membuatmu jadi tidak memikirkan self care terhadap diri sendiri. Kamu mulai menyampingkan kehendak hatimu sesungguhnya, dan terhambat untuk berkembang.

Menahan perasaan terutama rasa marah dan kesal, seperti yang banyak dilakukan orang yang berada di dalam toxic relationship dapat memengaruhi kesehatan mental maupun fisik. Kesehatan mental yang terganggu misalnya kemungkinan kamu akan mengalami stres, depresi dan peningkatan gangguan kecemasan. Sementara pengaruh pada kesehatan fisik seseorang yang berada di dalam hubungan yang merusak ini adalah memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung.

Mengingat dampaknya yang sangat tidak baik, kamu harus mempertimbangkan untuk keluar dari hubungan tersebut jika kamu dan pasanganmu mengalaminya. Mungkin bukan perkara mudah, oleh karena itu butuh pemikiran terbuka untuk menyadari jika kamu mengalaminya dan menciptakan solusi terbaik untuk lepas dari hubungan toxic tersebut.

To Top