Inspirasi

Setiap Orang Suci Punya Masa Lalu dan Setiap Pendosa Masih Punya Masa Depan

Setiap Orang Suci Punya Masa Lalu dan Setiap Pendosa Masih Punya Masa Depan

Kita dilahirkan ke bumi ini dalam keadaan suci, tidak ada istilah bayi terlahir dalam keadaan berdosa. Seiring berjalannya waktu, lambat laun kita mulai belajar mengenal mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan.

Setiap orang di dunia ini memang belum tentu baik, tapi yakinlah dalam diri setiap orang itu pasti ada kebaikan. Tergantung dari pribadinya masing-masing, seseorang bisa berbuat baik dan kadang bisa berbuat jahat.

Kita sebagai manusia yang mengaku beriman dan bertaqwa, jangan terlalu cepat menilai seseorang. Karena setiap orang suci punya masa lalu dan setiap pendosa masih punya masa depan.

Baca Juga: Jangan Suka Menilai Seseorang dari 5 Hal Ini Karena Kebaikan Itu Hanya Bisa Dilihat Oleh Hati

Orang yang sekarang terlihat baik pasti pernah menyimpan sesuatu yang menurutnya dianggap sangat buruk. Dia pasti pernah melakukan kesalahan dan berbuat dosa di masa lalu.

Dan para pendosa, mereka masih punya masa depan untuk memperbaiki dirinya. Masih ada kesempatan bagi pendosa untuk berubah ke arah yang lebih baik.

Yang merasa sudah berada di jalan yang benar, jangan sombong karena kamu sudah merasa jadi orang baik. Jangan sampai kesombonganmu membuatmu buta akan kesalahan sendiri tapi jelas dalam melihat keburukan orang lain.

Baca Juga: Tangisan Pendosa yang Bertaubat Lebih Mulia Dibandingkan Dzikirnya Orang Sombong

Dan untuk yang masih berada di jalan yang gelap dan kelam, jangan berkecil hati dosa-dosamu tidak akan diampuni. Selama kamu bisa melihat matahari terbit dari Timur, masih ada kesempatan untuk bertaubat.

Biarlah yang lalu berlalu, lihatlah ke depan, jangan terlalu banyak menoleh ke belakang, masa lalu cukup jadikan pelajaran untuk menempuh hidup baru yang jauh lebih baik.

Intinya jangan terlalu cepat menilai orang. Ingat, setiap orang itu punya masa lalu dan punya masa depan. Sibuklah memperbaiki diri sendri dan jangan sibuk memikirkan kesalahan orang.

To Top