in ,

Seberapa Sempurnanya Orang Lain, Tetap Jadilah Diri Sendiri Meski Banyak Kekurangan

Jadilah diri sendiri
Ilustrasi (sethwinterhalter.com)

Banyak orang yang tidak bisa menghargai dirinya sendiri karena merasa memiliki banyak kekurangan. Di sisi lain, kita kadang lebih menghargai dan mengagumi orang lain, sementara diri sendiri tidak dikagumi dan bahkan dihina.

“Wah dia cantik sekali, tubuhnya seksi lagi. Sementara aku tidak punya wajah cantik, tubuhku gemuk, wah dia jauh lebih sempurna dari aku. Andaikan aku jadi dia, pasti aku akan jadi orang paling bahagia di dunia ini.”

“Andaikan aku jadi dia, pasti hidupku akan terasa sempurna. Dia itu kaya, tampan, populer, pasti banyak wanita yang menyukainya.”

“Aku mah apa atuh, bukan orang kaya, bukan orang terkenal, gak punya jabatan, aku gak pantas dibandingkan sama dia.”

Beberapa ungkapan di atas cocok untuk menggambarkan perkataan hati kita ketika melihat orang lain yang memiliki banyak kelebihan dibandingkan diri kita.

Baca Juga: 3 Tempat Ini Ajari Kita Untuk Hidup Lebih Baik

Dari perkataan itu, tanpa disadari kita sudah merendahkan dan menyakiti diri sendiri. Kita tidak mau mengakui dan menerima diri sendiri dan malah ingin jadi orang lain.

Tahu tidak apa akibatnya jika kita sering menyakiti diri sendiri? Kamu hidup tidak akan pernah merasa tenang, hati akan selalu ditutupi kegelisahan, kamu akan selalu merasa kurang dan kurang, tidak ada rasa bersyukur dalam diri kamu.

Walaupun kamu bisa jadi orang yang kamu anggap sempurna, niscaya kamu akan tetap merasa tidak sempurna dan akan tetap melihat orang lain jauh lebih sempurna dari kamu.

Hidup sempurna yang dimiliki orang lain ternyata tak seindah yang kita bayangkan. Orang yang diberi kekayaan, ternyata hidup mereka dipenuhi kesibukan yang melelahkan. Orang yang populer memang banyak disukai oleh orang lain, tapi hanya sedikit yang benar-benar peduli kepadanya.

Memiliki tubuh yang langsing, harus menderita karena tidak boleh sembarang mengkonsumsi makanan dan juga harus rajin berolahraga yang melelahkan.

Baca Juga: Bukan Uang, 4 Hal Ini yang Membuat Hidup Kamu Selalu Merasa Susah

Ternyata kesempurnaan di dunia ini harus diikuti oleh kesusahannya. Apa yang kita anggap bahagia ternyata hanya angan-angan saja.

Seberapa sempurnanya orang lain yang kamu lihat, tetaplah jadi diri kamu sendiri walau banyak kekurangan. Ada perasaan takjub sama orang tersebut wajar-wajar saja, tapi jangan sampai kamu harus menyakiti diri sendiri karena kamu ingin jadi dia.

Jadilah diri sendiri dan syukuri apa yang telah kamu miliki. Tutupilah kekuranganmu dengan terus berusaha jadi orang yang lebih baik. Kalau kamu sudah menghargai diri sendiri, kamu pun akan mendapatkan kebahagiaan meski banyak kekurangan.