in ,

Rezeki Itu Tak Melulu Uang, Sehat dan Hidup Ini Juga Rezeki yang Tak Terhingga

Rezeki Itu Tak Melulu Uang

Berbicara soal rezeki, pasti yang terlintas di benak semua orang adalah uang dan barang. Padahal rezeki itu tak melulu soal uang dan barang, tapi cakupnnya jauh lebih luas dari yang kita pikirkan. Jangan samakan rezeki dengan gajih!

Ketika kita berdoa kepada Allah agar dilancarkan rezeki, pasti hati kita lebih cenderung pada materi. Kita seolah menolak jika seandainya rezeki berupa uang dan barang dikurangi. Hati pasti terasa lesuh saat tidak punya uang, seolah hidup ini sudah tak ada artinya lagi. Tapi pas giliran banyak uang, wajah pasti berseri-seri.

“Ya Allah tingkatkanlah rezekiku agar aku senang, agar aku bisa tenang saat beribadah,” mungkin seperti itulah doa kebanyakan orang ketika sedang tidak punya uang.

loading...

Andai kata Allah berkata seperti ini kepada kamu, apa yang akan kamu jawab?

“Bukankah Aku selalu memberikan rezeki kepadamu setiap detik, apakah udara yang kamu hirup bukan rezeki? Apakah sehat yang kamu nikmati bukan rezeki? Kamu bisa berkedip, mendengar, melihat, merasa, apakah itu bukan rezeki? Kamu mau apalagi?”

Selama ini kita menganggap kalau rezeki itu hanya berupa uang dan barang. Padahal hidup dan sehat ini adalah rezeki yang tak ternilai harganya. Apa artinya jika punya banyak uang, tapi kita sakit-sakitan atau Tuhan menjatah waktu kamu bernapas, misalkan satu menit satu kali bernapas, mau?

Kita kadang suka mengeluh dan kesal kepada Tuhan ketika rezeki berupa uang sedang seret.

“Ya Allah kenapa kau tega sekali?”

Coba renungkan betapa baiknya Tuhan kepada kita selama ini. Tuhan memberikan kita udara secara gratis dan bisa menghirupnya kapan saja.

Kita diberikan sehat, sementara kita tahu sendiri kalau sehat itu sangat mahal. Orang yang sakit-sakitan harus mengeluarkan banyak uang agar bisa sembuh.

Mata kita masih bisa melihat keindahan dunia ini secara gratis. Telinga kita masih bisa mendengarkan suara yang sangat indah, tangan dan kaki ini masih bisa bergerak sesuai kemauan kita dan masih banyak nikmat lainnya yang jarang kita syukuri.

Dari semua nikmat tersebut, apakah ada malaikat memberikan tagihan sama kamu setiap bulannya, seperti biaya bernapas, biaya melihat atau biaya mendengar?

Lantas kenapa kita selalu beranggapan kalau Allah tega membuat kita menderita hanya karena rezeki berupa uang sedang kekurangan?

Syukurilah semua yang kita terima selama ini, mau punya uang atau tidak, terimalah kehendakNya. Lihatlah nikmat yang jauh lebih besar, kita seharusnya bersyukur masih diberikan nikmat hidup dan sehat ini.

Beruntung yah, kita punya Tuhan yang Maha Baik dan Maha Bijak. Coba kalau Tuhan punya sifat seperti manusia, pasti Tuhan sudah kesal melihat tingkah kita yang terlalu amat-amat mencintai dunia ini.

loading...
Loading...
Loading...