in

Kisah Percakapan Allah dengan Bayi Sebelum Lahir ke Dunia, Menyentuh!

Percakapan Allah dengan Bayi
Foto: businessinsider.com

Seberapa besar cinta Anda kepada ibu, apakah sebesar cintanya kepada Anda? Di dunia ini tidak ada hal yang mampu membayar kasih sayang seorang ibu kepada anaknya.

Jadi sudah sepatutnya seorang anak menghormati dan mematuhi ibunya. Allah saja sampai bilang kalau surga itu ada di telapak kaki ibu, yang maksudnya jika Anda suka menyakiti sosok ibu, mustahil Anda bisa masuk surga meski rajin beribadah.

Mungkin kisah percakapan antara Allah dengan bayi sebelum lahir ke dunia ini akan menginspirasi Anda.

Baca juga: Komik Menyentuh Hati Pesan-Pesan Anak Untuk Orang Tuanya

Suatu ketika, seorang bayi bertanya kepada Allah sebelum dilahirkan ke dunia.

Bayi: “Para malaikat mengatakan bahwa engkau akan mengirim aku ke dunia, tapi bagaimana cara saya hidup di dunia, saya begitu kecil dan lemah.”

Allah: “Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan selalu menjaga dan mengasihi kamu.”

Bayi: “Tapi di Surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia.”

Allah: “Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari, dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan lebih bahagia.”

Bayi: “Dan apa yang bisa aku lakukan jika ingin berbicara kepadaMu?”

Allah: “Malaikatmu akan mengajarkannya bagaimana cara kamu berdoa.”

Bayi: “Aku dengar di bumi banyak orang jahat, siapa yang akan melindungi aku?”

Allah: “Malaikatmu akan melindungimu, meskipun nyawanya jadi taruhan.”

Bayi: “Tapi aku akan sangat sedih karena tidak bisa melihat-Mu lagi.”

Allah: “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku dan akan mengajarkan bagaimana cara kamu agar bisa kembali padaKu, walapun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu.”

Singkat cerita, bayi tersebut dilahirkan ke dunia. Dalam keadaan lemah dan mengeluarkan tangisan, bayi itu kembali bertanya.

Bayi: “Tuhan jika aku harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahuku siapa nama malaikatku?”

Allah: “Kamu dapat memanggil malaikatmu dengan nama IBU.”

Sayangilah ibumu yang telah melahirkan kamu. Ibu akan selalu meneteskan air mata ketika kamu pergi, dia rela kedinginan agar kamu merasa hangat.

Ibumu akan selalu berada di sampingmu sambil mengusap lembut kepalamu. Dia akan menangis ketika melihat kamu sakit. Sesekali jenguklah ibumu yang sudah menunggumu pulang.

Dia akan selalu menyebut namamu lewat doa berbasuh air wudhu. Minta maaflah kepada ibumu yang selalu menyebut namamu dalam doanya setiap malam.

Manfaatkan momen indah bersama ibumu sebelum ia tiada. Karena setelah ibu tiada, tidak akan ada lagi orang yang menyayangimu sebesar ibumu. Tidak akan ada lagi yang menyebut namamu dalam doa sambil meneteskan air mata.

Cintailah ibumu seperti ibumu mencintai kamu. Jangan sekalipun kamu menyakiti hatinya. Berbaktilah kepada ibumu sampai akhir hayatnya.

Walau kisah di atas tidak ada dalam Alquran atau hadis, tapi mudah-mudahan kisah ini bisa menginspirasi menyadarkan kita betapa besarnya jasa sosok ibu untuk anaknya.