in

Bukan Tertawa, Puncaknya Bahagia Itu Adalah Menangis

Menangis
Foto: treeoflifeofwoman.com.au

Setiap orang pasti pernah menangis, tak hanya waktu kecil dulu tapi sudah dewasa pun kita kadang suka menangis. Tangisan itu tidak selalu berkaitan dengan hal-hal menyedihkan atau menyakitkan yang sedang kita rasakan.

Sesuatu yang membahagiakan dan membanggakan juga bisa membuat kita menangis. Ya, puncaknya bahagia itu bukan tertawa lepas atau tersenyum, tapi menangis. Begitupun dengan puncaknya kesedihan yaitu menangis juga.

Ada sejuta makna di balik tangisan seorang manusia. Bisa itu menandakan kesedihan tapi bisa juga menandakan kebahagian yang sudah tak terbendung lagi dalam hati.

Baca juga: Anda Suka Menangis Saat Nonon Film Sedih? Ini Artinya!

Misalnya saja ketika kamu naik ke pelaminan bersama orang yang dicintai, di sana pasti kamu akan menangis. Air mata yang kamu keluarkan bukan karena sedih, tapi saking bahagianya kamu.

Foto: todaysparent.com

Begitupun dengan orang tua yang akan menangis bahagia ketika melahirkan putra putrinya dengan selamat.

Atau ketika kamu menderita penyakit parah, lalu Tuhan berkehendak untuk menyembuhkan penyakit kamu, di sana kamu juga akan menangis bahagia dengan penuh rasa bersyukur.

Lalu ketika kamu berjumpa dengan orang tua setelah sekian lama tidak bertemu, kamu juga akan menangis.

Itulah beberapa realita yang membuktikan kalau puncaknya kebahagian yang paling nikmat di dalam hati itu adalah menangis, bukan tersenyum atau tertawa.

Lantas pernah tidak kamu menangis karena punya uang banyak? Think again!